Suara.com - Pemain Persib Bandung, Marc Klok mengaku bangga bisa dipanggil Timnas Indonesia untuk laga FIFA matchday kontra Burundi. Di sisi lain, dia kecewa karena harus meninggalkan Persib Bandung yang tengah bersaing dalam perebutan juara BRI Liga 1.
Duel Timnas Indonesia vs Burundi akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/3/2023) dan Selasa 28 Maret 2023.
Tak seperti liga-liga di negara lain, BRI Liga 1 2022-2023 nyatanya masih terus bergulir di tengah jeda internasional FIFA Matchday.
Situasi itu bikin jadwal pertandingan klub dan Timnas Indonesia bentrok sehingga para pemain yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong harus rela absen membela klubnya.
Marc Klok pun menyoroti PT Liga Indonesia (LIB) selaku operator BRI Liga 1. Dia menyebut, jadwal liga seharusnya bisa diatur lebih baik agar tak bentrok dengan FIFA Matchday.
Persib sendiri dijadwalkan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (24/3/2023) alias satu hari jelang partai Timnas Indonesia kontra Burundi.
"Sedikit kecewa tidak bisa main untuk tim saya. Tapi, saya pasti bangga juga untuk timnas. Saya pikir ini masalah operator liga," kata Marc Klok kepada awak media usai berlatih di lapangan latihan JIS, Jakarta, Kamis (23/3/2023) malam.
"Karena biasa di dunia tidak bisa main klub berbarengan dengan negara di FIFA matchday. Klub harus libur. Tapi di sini masih ada pertandingan. Pasti tidak enak untuk klub juga," sambungnya.
Persib Bandung masih punya peluang menjadi juara BRI Liga 1 2022/2023 meski sangat kecil. Tim kesayangan Bobotoh itu ada di posisi dua dengan torehan 56 poin dari 29 pertandingan.
Baca Juga: Justin Hubner Pakai Jersey Timnas Belanda, Warganet Beri Respons Mengejutkan
Persib tertinggal 13 poin dai PSM Makassar di puncak klasemen. Mereka harus berharap Juku Eja tidak meraih lebih dari satu poin dalam tiga laga terakhirnya di saat Persib harus memborong kemenangan di lima laga terakhirnya.
"Masih bisa (Persib menjadi juara). Tapi kalau tidak bisa ya peringkat dua," pungkas pemain naturalisasi berdarah Belanda tersebut.
Berita Terkait
-
Persib atau Timnas Filipina? Netizen Ramai Dukung Daisuke Sato Pilih Pangeran Biru
-
Video Marselino Ferdinan Cetak Gol dan Assist Bawa KMSK Deinze Bungkam KV Oostende
-
Persita Tak Peduli Tren Positif Persik Kediri, Luis Edmundo: Semua Lawan Sulit
-
Duel Arema vs Borneo BRI Liga 1, Pieter Huistra: Harus Menyapu Semua Laga dengan Kemenangan
-
Hadapi Pesik Kediri, Persita Andalkan 4 Pemain Muda karena 2 Pemain Asing Kena Akumulasi Kartu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan