Suara.com - Timnas Indonesia berpotensi menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup Piala Asia 2023 setelah cuma masuk Pot 4 atau terakhir jelang drawing yang akan berlangsung pada 11 Mei mendatang.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan pembagian pot drawing Piala Asia 2023 pada Jumat (7/4/2023) malam WIB. Pembagian ini didsarai oleh ranking FIFA terbaru per-6 April 2023.
Sebagai tim dengan ranking rendah, Timnas Indonesia masuk Pot 4 bersama ndia, debutan Tajikistan, Thailand, Malaysia dan Hong Kong.
Situasi ini membuat skuad Garuda dan tim-tim di Pot 4 sangat berpeluang untuk masuk ke dalam "grup neraka" berisi negara-negara kuat.
Terlepas dari itu, Timnas Indonesia dipastikan bakal menghadapi salah satu tim tangguh langganan Piala Dunia dari Pot 1.
Tim-tim ini sudah membuktikan diri mampu bersaing di level dunia dan seluruh dari enam tim ini bahkan telah mencicipi setidaknya satu gelar juara Piala Asia.
Piala Asia 2023 akan berlangsung pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Berikut 6 Tim "Ngeri" Penghuni Pot 1 Calon Lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
1. Qatar (Tuan Rumah)
Baca Juga: AFC Rilis Pot Drawing Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Masuk Pot Terakhir
Timnas Qatar jadi salah satu calon lawan Timnas Indonesia di fase grup Piala Asia 2023. Mereka masuk pot pertama karena berstatus sebagai tuan rumah menggantikan China yang mundur.
Terlepas dari itu, ranking Qatar sejatinya cukup tinggi yakni 61 untuk menempatkan mereka di Pot 1.
Qatar yang juga merupakan tuan rumah Piala Dunia 2022 bukanlah tim sembarangan di level Asia. Pada edisi terakhir yakni 2019, mereka sukses merebut gelar juara perdana di Piala Asia.
2. Jepang
Timnas Jepang adalah langganan juara Piala Asia. Mereka tercatat sebagai negara dengan trofi Piala Asia terbanyak yakni empat gelar yang diraih pada 1992, 2000, 2004 dan 2011.
Pada edisi terakhir, Jepang harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Qatar di partai final.
Jepang adalah negara Asia langganan Piala Dunia. Di Qatar 2022 lalu, mereka bahkan mampu tampil mengejutkan dengan mengalahkan Jerman dan Spanyol di fase grup dengan skor identik 2-1.
Sayangnya, kiprah mereka harus terhenti di babak 16 besar. Samurai Biru disingkirkan Kroasia lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
3. Iran
Timnas Iran saat ini menduduki peringkat 24 dunia alias tertinggal empat strip dari Jepang di urutan ke-20.
Sama seperti Samurai Biru, mereka juga memiliki tradisi kuat di Piala Asia. Iran bersama Arab Saudi tercatat sama-sama mengoleksi tiga gelar juara yang menjadikan mereka tim tersukses kedua setelah Jepang.
4. Korea Selatan
Timnas Korea Selatan juga merupakan tim langganan Piala Dunia. Semifinalis edisi 2002 itu mampu melangkah hingga babak 16 besar pada Piala Dunia 2022 Qatar akhir tahun lalu.
Korea Selatan secara mengejutkan mampu membungkam Portugal dengan skor 2-1 di fase grup serta menahan imbang Uruguay, tetapi kalah telak 1-4 dari Brasil di 16 besar.
Sama seperti Jepang hingga Iran, Korea Selatan yang pernah dilatih Shin Tae-yong di Piala Dunia 2018 silam itu merupakan salah satu negara tersukses di Piala Asia.
Tercatat, mereka sudah merebut dua gelar juara tetapi hal itu diraih dalam waktu yang sudah sangat lama pada 1956 dan 1960.
5. Australia
Timnas Australia saat ini menduduki peringkat 29 dalam ranking FIFA. Meski baru bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 2013, negara ini langsung jadi juara dua tahun berselang.
Posisi Australia kini sejajar dengan Israel (1964), Kuwait (1980), Iraq (2007) dan Qatar (2019) yang sama-sama telah mengoleksi satu gelar juara Piala Asia.
6. Arab Saudi
Seperti yang telah disinggung di atas, Arab Saudi merupakan salah satu negara terkuat di level Asia. Pada Piala Dunia 2022 lalu, mereka tampil mengejutkan dengan mampu membungkam Argentina di fase grup.
Negara yang kini menempati peringkat 54 dunia itu tercatat sudah tiga kali menjuarai Piala Asia yakni pada 1984, 1988 dan 1996.
Tag
Berita Terkait
-
Ketua PSSI Erick Thohir Berikan Pesan Serius kepada Pelatih Timnas Indonesia U22
-
Tinggalkan Persib Bandung, Beckham Putra Harus Pergi Kerja Keras Demi Negara
-
Prediksi Drawing Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Bisa Masuk Grup Neraka
-
Tak Ada Libur Lebaran Buat Timnas Indonesia U22, Rayakan Idul Fitri 1444 Hijriyah di Hotel, Ini Alasannya
-
Tak Dibanned FIFA pada SEA Games 2023, Timnas Indonesia U-22 Gelar Syukuran
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Lewat Statistik Akhir, Timnas Indonesia Ternyata Dominan Atas Bulgaria
-
3 Pemain Timnas Indonesia Paling Berpengaruh di Laga Kontra Bulgaria
-
Melihat Performa Lini Depan Timnas Indonesia Kontra Bulgaria, Bagus Tapi Belum Maksimal
-
John Herdman Ungkap Peran Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas yang Krusial
-
Imbas Kalah dari Bulgaria, Timnas Indonesia Terancam Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027
-
Skuad Veteran Timnas Italia Sadar Piala Dunia 2026 Kesempatan Terakhir Mereka
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Italia vs Bosnia di Playoff Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Ungkap Perbedaan 3 Pelatih Timnas, Herdman Disebut Paling Detail
-
Dampak Polemik Paspor, Dean James Diparkir dari Latihan Go Ahead Eagles
-
Dony Tri Pamungkas Bikin Takjub Bintang Klub Liga Prancis: Saya Tunggu di Eropa!