Suara.com - Persija Jakarta tampil cukup lumayan di kompetisi BRI Liga 1 musim 2022/2023 ini yang dibuktikan dengan bisa bersaing di papan atas klasemen meski gagal menjadi juara. Di bawah asuhan pelatih Thomas Doll musim ini, Persija ternyata sukses memecahkan rekor buruk yang belakangan menghantui.
Setidaknya ada empat catatan negatif Persija yang sukses diperbaiki oleh Doll. Terbaru, Macan Kemayoran --julukan Persija-- bisa mengalahkan salah satu rival klasiknya di sepak bola Indonesia, Persebaya Surabaya.
Sebelumnya Persija sendiri tak pernah menang lawan Persebaya sejak 2018.
Sebelum memecahkan rekor negatif versus Persebaya, Doll juga mampu mematahkan kutukan Persija tak pernah menang atas Arema FC di Malang selama 19 tahun.
Catatan buruk itu dipecahkan lewat kemenangan 1-0 dalam laga Liga 1 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 Agustus 2022.
Rekor negatif lain yang diperbaiki adalah rapor tandang Persija melawan Barito Putera. Doll membawa pasukannya meraih kemenangan pertama atas sang lawan sejak periode 2014 pada 11 September tahun lalu.
Doll juga sempat mampu membawa Persija meraih lima kemenangan beruntun musim ini yaitu atas RANS Nusantara FC (3-0), Persija (1-0), Arema FC (1-0), Bhayangkara FC (2-1), dan Barito Putera (1-0).
Doll sendiri tetap membumi soal pencapaiannya yang cukup apik di musim perdananya menangani Persija ini. Menurutnya ini bukan hasil kerja kerasnya sendiri, melainkan seluruh tim.
"Kami bisa memecahkan rekor itu akibat saya dikelilingi orang-orang yang hebat. Mulai dari jajaran pelatih yang bagus, ofisial yang hebat, hingga para pemain yang dipenuhi motivasi dan rasa ingin belajar yang tinggi," kata Doll di laman resmi klub, Sabtu (8/4/2023).
Baca Juga: Persija Lagi-lagi Tahan Pemain ke Timnas Indonesia, Ini Respons Indra Sjafri
Lebih lanjut, mantan juru taktik Borussia Dortmund itu mengaku tidak pernah sendirian dalam menghadapi tekanan sepanjang musim ini. Menurutnya, banyak orang penting dibalik layar atas perjuangan Persija pada musim ini.
“Banyak orang penting di tim yang tidak tersorot di depan televisi, padahal mereka mempunyai peran yang penting bagi tim ini," ucap Doll.
“Saya senang mereka bisa memecahkan rekor lagi saat melawan Persebaya. Hal ini menunjukkan bahwa para pemain bisa bermain dibawah tekanan dan orang-orang di belakangnya bisa membantunya dengan baik,” pungkas pria berpaspor Jerman itu.
Berita Terkait
-
Semen Padang Jadi Korban Terakhir, Persija Kirim Ancaman untuk Borneo FC
-
Rumor Panas! Persija Rogoh Kocek Rp10 Miliar Demi Rekrut Striker Timnas Kroasia
-
Tak Masuk Skema Shin Tae-yong, Persija Jakarta Resmi Lepas Van Basty Souza
-
Igor Tolic Ogah Pusingkan Duel Persija vs Persib di Stadion GBK
-
Persija vs Persib Berpotensi Panas, Shin Tae-yong dan Igor Tolic Saling Respek
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah