Suara.com - Trofi Liga 1 Indonesia berubah, bentuknya mirip dengan trofi Piala Dunia FIFA World Cup. Selain itu, Trofi Liga 1 Indonesia yang baru ini diklaim lebih ringan dengan bentuk estetik.
Hal itu digambarkan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus. Kemungkinan PSM Makassar akan mengangkat trofi BRI Liga 1 dengan desain terbaru itu sebagai juara liga musim ini.
"Pialanya memang baru, tidak seberat yang lalu. Tetapi nilainya yang berat, bentuknya sudah seperti World Cup dan desainnya beda. Pokoknya keren," kata Ferry Paulus saat ditemui di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (11/4/2023) kemarin.
Sekadar informasi, ini bukan pertama kalinya trofi Liga 1 berganti. Pada era 2017 di mana Bhayangkara FC sebagai kampiun bentuknya menyerupai piringan
Kemudian pada 2018 hingga Liga 1 2021/2023 yang dimenangkan oleh Persija Jakarta dan Bali United sudah berupa piala yang didominasi warna kuning.
Kini, bentuk trofi akan kembali berubah dengan desain berbeda.
Trofi itu akan diberikan ke PSM Makassar saat melakoni laga pamungkas alias pekan ke-34 BRI Liga 1 2022/2023 kontra Borneo FC Samarinda di Stadion BJ Habibie, Minggu (16/4/2023).
Namun yang pasti duel kedua tim akan dipercepat menjadi 19.30 WIB. Ada perbedaan waktu wilayah sehingga bisa dinikmati seluruh pecinta sepak bola Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi