Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri tidak takut lawan-lawan di sepak bola SEA Games 2023 nanti nyontek strategi tim Garuda Muda, lantaran akan menggelar laga uji coba yang ditayangkan secara langsung di televisi.
Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Lebanon dua kali dalam laga uji coba untuk persiapan SEA Games yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 14 dan 16 April 2023. Menariknya, laga ini ditayangkan secara live di televisi nasional.
"Di zaman yang serba digital seperti sekarang, mau sembunyi di manapun kita uji coba, pasti orang akan tahu," ucap Indra soal pandangan timnas sebagaiknya melakoni laga uji coba secara tertutup.
"Kemungkinan saja orang-orang Filipina sudah ada di sini, siapa yang tahu? Siapa tahu orang kita sudah ada yang ngintip uji coba Vietnam? Kan enggak ada yang tahu," sambungnya dalam konferensi pers jelang menghadapi Lebanon.
"Kalau dikasih tahu itu namanya enggak ngintip, itu terang-terangan. Saya siap saja. Tapi perlu diingat, kalau orang tahu, pelatih tahu apa yang akan dibikin oleh lawannya, itu sudah enggak perlu lagi tuh pelatih di pinggir lapangan," celoteh Indra, Kamis (13/4/2023).
SEA Games 2023 akan berlangsung di Kamboja pada 5-17 Mei nanti. Namun untuk cabang olahraga sepak bola akan dimulai terlebih dahulu pada 29 April mendatang.
Timnas Indonesia U-22 sendiri berada di Grup A bersama tuan rumah Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Indra mengaku tidak takut lawan-lawannya itu mempelajari permainan Indonesia dari uji coba kontra Lebanon.
"Yang mereka tahu itu hanyalah memprediksi kemungkinan siapa pemain kuncinya, bagaimana kebiasaan dia bermain, terus bagaimana dia attack, bagaimana dia bertahan," terang Indra.
"Tentu itu bisa kita ambil dari video dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saya enggak khawatir untuk itu," pungkas pelatih yang sukses membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF itu.
Baca Juga: Feyenoord Garang di Liga Domestik, Jose Mourinho Tetap Pede AS Roma Favorit Menang
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat