Suara.com - Persib Bandung akhiri musim Liga 1 Indonesia 2022-2023 dengan buruk. Manajemen Persib pun meminta maaf.
Permohonan maaf itu disampaikan Direktur PT PERSIB Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono.
Terakhir Persib Bandung kalah telak dari Persikabo dengan skor 1-4. Ini menjadi pukulan telak untuk Persib Bandung.
"Terima kasih semuanya. Mohon maaf atas pencapaian musim ini yang belum sesuai harapan. Tentu saja, perjalanan PERSIB musim ini akan jadi pengalaman berharga dan pelajaran penting sehingga kami bisa membangun PERSIB yang lebih baik dan solid agar dapat memberikan hasil positif pada musim depan," kata Teddy dalam laman Persib, Minggu siang.
Dari 34 pertandingan yang dimainkan, Pangeran Biru mengumpulkan nilai 62, hasil 19 kali menang, 5 imbang dan 10 kekalahan.
Persib Bandung stres dibantai Persikabo di akhir musim BRI Liga 1 2022-2023. Perseib gagal menutup kompetisi dengan manis setelah kalah 1-4 dari Persikabo 1973.
Persib berlaga di pertandingan pamungkas Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 15 April 2023 malam kemarin.
Pelatih Persib Bandung Luis Milla pun sangat amat kecewa dengan hasil itu. Karena tidak sesuai harapan.
Padahal Persib kemenangan yang akan dipersembahkan untuk I Made Wirawan yang pensiun bersama PERSIB.
Baca Juga: Persib Bandung Berakhir Buruk, Luis Milla Akui Pemainnya Tak Bermain Bagus
"Ini laga perpisahan Made dan kami ingin memberikan hadiah kepadanya untuk hari pensiunnya, tapi itu gagal kami berikan. Ini laga yang membuat kami stres," kata Milla dlam konferensi setelah laga, dikutip dari laman Persib.
Persib Bandung menutup musim Liga 1 2022-2023 di peringkat ketiga usai takluk dari Persikabo 1973 dengan skor 1-4 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu.
Empat gol yang tercipta dari Persikabo itu dicetak oleh Lucao di menit ke-41, Lucky Octavianto di menit ke-60, Silvio Pereira di menit ke-62, dan Pedro Henrique di menit ke-83. Sedangkan Persib hanya mampu mencetak satu gol oleh David Da Silva di menit ke-71 dalam laga kandangnya.
Meski kalah, laga itu pun cukup spesial bagi Persib karena merupakan laga terakhir bagi karir sepakbola I Made Wirawan.
Kiper senior itu pun menjadi legenda bagi Persib karena pernah membawa klub asal Bandung itu menjadi juara Liga Indonesia di tahun 2014 dan Piala Presiden di tahun 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup