Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga tidak mengetahui alasan Justin Hubner mengajukan sebuah permintaan sebelum mau menjadi WNI via naturalisasi. Yang jelas, PSSI tak bisa memenuhi permintaan tersebut.
Inilah alasan mengapa PSSI tidak melanjutkan proses naturalisasi pemain berdarah Belanda tersebut. Hanya saja permintaan pemain Wolverhampton U-21 itu masih menjadi misteri.
"Nah, kami gatau juga (permintaan Justin Hubner). PSSI punya tim di Eropa. Tim yang sama menghubungi Justin," kata Arya kepada awak media di GBK Arena, Jakarta, Senin (17/4/2023).
Sebelumnya ramai beredar bahwa Justin Hubner meminta sejumlah uang sebelum mau menjadi WNI. Namun, Arya tidak membenarkan informasi tersebut.
"Yang penting kita tidak dapat penuhi permintaan dia. Kita tau timnas tidak ada yang seperti itu. Semua untuk Merah Putih," jelasnya.
Batalnya Justin Hubner tidak mempengaruhi dua pemain lain yaitu Rafael Struick dan Ivar Jenner. Disebut oleh PSSI keduanya tetap bersedia menjadi WNI meski tidak tampil bersama Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia U-20 2023.
Adapun Justin, Ivar, dan Rafael adalah tiga pemain yang direkomendasikan langsung Pelatih Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia. Namun, Garuda Nusantara tak lagi tampil di kejuaraan itu menyusul dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah oleh FIFA.
"Yang kita proses ada dua yang siap bergabung dengan kita. Wajar kita agak terhambat karena ada satu yang masih kita negosiasi," pungkasnya.
Baca Juga: Kapan Marselino Ferdinan dan Pratama Arhan Gabung Timnas Indonesia U-22? Ini Kata PSSI
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!