Suara.com - Justin Hubner menjadi pemain keturunan terbaru uang ngeprank Indonesia usai batal melanjutkan proses naturalisasinya untuk membela Timnas Indonesia.
Hal ini dikonfirmasi oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) Arya Sinulingga. Dia menyebut ada permintaan yang tak bisa dipenuhi PSSI sehingga proses naturalisasi Justin Hubner disetop.
"Jadi kita tidak melanjutkan untuk naturalisasi terhadap Hubner, karena ada permintaan Hubner yang tidak bisa kita penuhi," kata Arya Sinulingga seperti dikutip dari Antara.
Namun, Arya Sinulingga tak menjelaskan secara detail permintaan yang dimaksud tersebut. Sempat muncul rumor pemain blasteran Belanda yang kini membela Wolverhampton Wanderers U-21 itu meminta sejumlah uang
Arya Sinulingga juga tidak mengetahui mengapa permintaan Justin tersebut baru dilontarkan menjelang fase akhir proses naturalisasi.
Lantas, apa saja kerugian buat Justin Hubner usai prank Indonesia batal lanjutkan naturalisasi.
1. Dihujat Netizen
Dampak ini sudah langsung terlihat di akun media sosial Justin Hubner dengan banyaknya para netizen dan pecinta sepak bola Indonesia yang menggeruduk sosmed pemain berusia 19 tahun itu.
Tak sedikit kemudian yang memutuskan untuk 'unfollow'. Terlebih diketahui, Justin Hubner sempat bergabung ke TC Timnas U-20 di Eropa untuk persiapan Piala Dunia U-20.
Baca Juga: Daftar Pembahasan Shin Tae-yong dan Erick Thohir di Pertemuan Pekan Ini
Bahkan proses naturalisasi Justin Hubner Cs sudah berjalan bahkan disetujui oleh DPR RI, tinggal beberapa tahapan lagi. , Netizen di sosial media sontak langsung menyerang akun sosial media instagram Justin Hubner karena dianggap tidak tulus untuk membela Timnas Indonesia.
2. Kans Membela Timnas Senior
Saat ini Justin Hubner memang mendapat kesempatan untuk membela Timnas Belanda U-20. Bahkan, ia sudah mengikuti uji coba melawan beberapa negara seperti Prancis.
Akan tetapi, persaingan pemain yang sangat ketat membuat kans Justin Hubner untuk membela timnas senior Belanda cukup sulit direalisasikan.
3. Kepercayaan PSSI dan Publik Sepak Bola Indonesia
Batalnya proses naturalisasi Justin Hubner bisa berdampak negatif di masa mendatang. Pasalnya, bisa mempengaruhi kepercayaan PSSI dan publik sepak bola Indonesia.
Hal ini berpotensi menyulitkan kemungkinan Justin Hubner untuk dinaturalisasi jika berubah pikiran di masa mendatang. Bukan tidak mungkin PSSI akan mempertimbangkan lebih matang agar tak terulang kasus serupa.
Pun dengan netizen Indonesia yang besar kemungkinan bakal merespons negatif jika Justin Hubner berubah pikiran kembali untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Membiayai Anak Bukan Lisensi untuk Menghapus Privasinya
-
Sering Tertukar, Tali Bahu Pramuka Dipasang Sebelah Mana?
-
Pulau Padar di Mana? Ini Lokasi, Lama Perjalanan, dan Estimasi Biayanya
-
4 Jenis Sandal Crocs Paling Populer yang Nyaman Dipakai Seharian
-
2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai
-
Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?
-
Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran
-
Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga
-
Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali
-
Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli