Suara.com - Pemain Indonesia yang saat ini tengah berkarier di luar negeri bersama klub asal Liga Taiwan, Usman Diarra, akhirnya mencatatkan debut bersama Hang Yuan FC.
Pertandingan pertama Usman Diarra sebagai pemain Huang Yuan FC ini tercatat pada pertandingan melawan Taipei Deva Dragons pada lanjutan Liga Taiwan, Rabu (19/4/2023).
Debut ini dibukukan Usman Diarra saat mendapatkan kesempatan bermain pada menit ke-68. Pesepak bola yang berusia 25 tahun ini menggantikan pemain asal Guatemala, Gerardo Rabre.
Sebagai informasi, penampilan selama 22 menit ini adalah debut alias pertandingan pertama yang dibukukan oleh Usman Diarra sejak bergabung dengan Hang Yuang FC.
Sayangnya, dari semua aksinya di atas lapangan, Usman Diarra masih belum bisa memecah kebuntuan, baik itu mencetak gol maupun assist untuk timnya.
Profil Usman Diarra
Sebagai informasi, Usman Diarra merupakan pesepak bola keturunan Indonesia-Mali yang lahir di Jakarta pada 31 Januari 1997.
Pemain yang bernama lengkap Aidil Usman Diara ini mendapatkan garis keturunan Mali dari Ayahnya. Ayah kandung Usman, yakni Ibrahim Diarra, berasal dari Mali.
Sementara itu, ibu kandung Usman Diarra, Sapta Darlis, berdarah Minang. Meskipun demikian, kedua orang tuanya memutuskan untuk berpisah.
Baca Juga: Rans Nusantara FC Tak Mau Salah Beli Pemain, Harus Rela Berdarah-darah untuk Klub
Sebab, ayahnya justru memilih pulang ke Mali. Setelah itu, Usman Diarra memutuskan untuk pulang ke Solok. Dia hidup di tanah kelahiran ibunya di Sumatera Barat.
Karier sepak bolanya pun dimulai saat menginjak bangku sekolah menengah pertama (SMP) bersama Akademi Semen Padang dan sejumlah SSB di kampungnya.
Setelah lulus dari bangku SMP, Aidil Usman Diarra disarankan untuk meninggalkan Solok. Dia diminta kembali ke Jakarta jika ingin mengembangkan potensinya dalam bermain sepak bola.
Itulah sebabnya, Aidil Usman Diarra sempat menimba ilmu bersama Akademi Villa 2000. Dari sana, bakatnya tercium Bhayangkara FC U-19.
Setelah sempat bermain di level junior, dia lalu sempat bergabung dengan sejumlah klub, mulai dari Persikabo (2018), Persik Kediri (2018-2020), Persikota Tangerang (2020-2021), PSKC Cimahi (2021), Kalteng Putra (2021-2022), dan terakhir bersama Nusantara United.
Pada kompetisi Liga 2 2022-2023, Usman Diarra, memang menjadi salah satu pemain yang sempat diandalkan Nusantara United FC.
Sebelum berkarier ke Liga Taiwan, dia sudah mencatatkan sebanyak empat kali penampilan di kasta kedua musim ini. Mayoritas perannya sebagai pemain sayap, baik di kanan maupun kiri.
[Penulis: Muh Faiz Alfarizie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara