Suara.com - Manajer West Ham United, David Moyes enggan menyebut Manchester City sebagai tim terbaik yang pernah dia hadapi di Liga Inggris. Hal itu disampaikannya jelang kedua tim berjumpa di laga tunda pekan ke-28, Kamis (4/5/2023) dini hari WIB.
West Ham yang masih terseok-seok di papan bawah dan cukup dekat dengan zona degradasi akan menghadapi Man City yang kini jadi calon kuat juara Liga Inggris 2022-2023.
Tak hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola bahkan masih berpeluang merengkuh treble winner alias meraih tiga gelar mayor dalam satu musim yang untuk tim Inggris terdiri dari Premier League, Piala FA dan Liga Champions.
Jelang pertandingan di Etihad Stadium itu berlangsung, salah seorang jurnalis bertanya kepada Moyes apakah dia setuju bahwa Manchester City adalah tim Inggris terbaik yang pernah dia hadapi sepanjang hidupnya.
Moyes yang pernah melatih Manchester United pasca pensiunnya Sir Alex Ferguson tepatnya di musim 2013/2014, memberi jawaban yang kemungkinan bikin senang fans Setan Merah.
Pasalnya, meski harus meninggalkan MU dengan cara menyakitkan yakni dipecat saat baru 10 bulan melatih dari perjanjian kontrak 6 tahun, Moyes enggan menganggap Manchester City sebagai tim terbaik yang pernah dia hadapi.
"Anda bisa lihat dan ada tahun-tahun yang luar biasa [di Liga Inggris]. Coba pikir ketika Leicester City memenangkan Liga Inggris, melihat tim [Manchester United] Sir Alex Ferguson, kemudian kebangkitan Man City dan kembali ke belakang ke Arsene Wenger [bersama Arsena]," kata David Moyes dikutip dari Football London, Rabu (3/5/2023).
"Saya pikir untuk mengatakan, ya, ini [Manchester City] adalah yang terbaik 'Saya pikir akan sedikit tidak ramah kepada yang lain, karena menurut saya ada beberapa musim yang hebat. Apakah mereka (Man City) tim terbaik? Mereka tentu salah satu yang tim terbaik, jika bukan yang paling baik."
West Ham untuk sementara menduduki urutan 15 klasemen dengan koleksi 34 poin dari 33 laga. Mereka cuma terpaut tiga poin dari Nottingham Forest yang menduduki urutan 18 alias posisi teratas zona degradasi.
Baca Juga: Martin Odegaard Akui Chelsea Jadi Pelampiasan Kekecewaan Arsenal
Laga kontra Man City bisa jadi kesempatan Moyes untuk menyandung upaya Pep Guardiola dan anak asuhnya merengkuh treble winner musim ini yang sepanjang klub Inggris, hanya Manchester United yang bisa melakukannya tepatnya di musim 1998/1999.
Berita Terkait
-
Bek Manchester United Berpeluang Susul Cristiano Ronaldo ke Al Nassr
-
Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Liverpool vs Fulham, Man City vs West Ham hingga AC Milan vs Cremonese
-
Pep Guardiola: Erling Haaland Pantas Dibandingkan dengan Lionel Messi
-
Chelsea Dibantai Arsenal, Berikut Rekor Pertemuan Arteta dan Lampard sebagai Pelatih
-
Dibungkam Sociedad, Real Madrid Hilang Fokus karena Sudah Pikirkan Man City
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026