Suara.com - Pelatih Myanmar Michael Feichtenbeiner mengklaim cukup tahu kualitas pemain Timnas Indonesia U-22. Hal itu berkat pengalamannya yang sempat melatih klub Tanah Air beberapa tahun lalu.
Michael Feichtenbeiner menilai para pemain Timnas Indonesia memiliki kualitas yang mumpuni. Hal itu berbanding terbalik dengan apa yang dmiliki Myanmar.
"Dari pengalaman melatih saya di Indonesia, Liga Indonesia adalah liga yang sangat kompetitif yang menghasilkan pemain-pemain yang sangat bagus," kata Michael Feichtenbeiner dilansir dari laman resmi federasi sepak bola Myanmar, Rabu (3/5/2023).
"Situasi di Myanmar berbeda. Dalam situasi saat ini, kami kesulitan dalam memilih pemain. Hanya ada 3 pemain berpengalaman di tim saat ini. Pemain lainnya adalah U-18/U-19, dan timnya terlalu muda," terangnya.
Michael Feichtenbeiner tidak asal bicara terkait klaimnya. Dia memang sempat melath klub Indonesia yakni Bintang Medan FC yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL) pada era 2010-2011.
Bahkan, Michael Feichtenbeiner tidak ragu menyebut kualitas Liga Indonesia lebih baik ketimbang Myanmar. Hal inilah yang membuat stok pemain berkualitas selalu melimpah ketimbang Myanmar.
Meski begitu, Michael Feichtenbeiner akan tetap berusaha membawa Myanmar mengalahkan Timnas Indonesia U-22. Sebab, hasil tiga poin sangat penting untuk Myanmar.
"Kami akan mempersiapkan pertandingan melawan Indonesia untuk mendapatkan hasil yang baik," pungkas pelatih berkebangsaan Jerman yang sempat menukangi Selangor FC itu.
Myanmar akan bersua Timnas Indonesia U-22 dalam matchday kedua Grup A cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2023 di Olympic Stadium, Kamis (4/5/2023) pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: SEA Games 2023: Pelatih Mynamar Ubah Taktik Demi Bungkam Timnas Indonesia U-22
Kedua tim sama-sama bermodalkan hasil positif jelang laga ini. Myanmar sukses mengalahkan Timor Leste 1-0 di laga perdana, sementara Indonesia membungkam Filipina tiga gol tanpa balas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia
-
Angin Segar untuk John Herdman, Pemain Keturunan Grade A Buka Pintu Gabung Timnas Indonesia
-
Jay Idzes Siap-siap Pamit? Pinjaman Juventus ke Sassuolo Masih Muda dan Lincah
-
Masih Muda tapi ke Super League, Dion Markx Bongkar Alasan Mau ke Persib
-
4 Calon Pemain Naturalisasi yang Terancam Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia