Suara.com - Timnas Indonesia U-22 patut memberikan perhatian khusus pada bek Timnas Thailand U-22 yang bernama Jonathan Khemdee saat berjumpa pada pertandingan final sepak bola SEA Games 2023 nanti.
Pasalnya, Jonathan Khemdee sempat melakukan aksi-aksi provokatif saat Timnas Thailand U-22 berjumpa Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2021. Momen itu terjadi pada fase semifinal.
Dalam duel yang berlangsung di Thien Truong Stadium, Nam Dinh, 19 Mei 2022 itu, skuad Garuda Muda memang harus mengakui keunggulan Thailand setelah ditekuk dengan skor tipis 0-1.
Indonesia sebetulnya sempat memberikan perlawanan sengit kepada Thailand. Sebab, saat itu pertandingannya berlangsung sampai tambahan waktu karena pada masa 2x45 menit berakhir imbang tanpa gol.
Pada pertandingan ini, Jonathan Khemdee kerap memancing emosi para pemain Indonesia. Aksi provokatif ini bahkan sampai membuat Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya diusir oleh wasit.
Pada pertandingan itu, Indonesia pada akhirnya memang hanya bermain dengan delapan pemain. Pasalnya, Firza Andika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya mendapat kartu merah.
Tentu saja, skuad asuhan Indra Sjafri patut berhati-hati pada pertemuan kali ini. Rizky Ridho dan kawan-kawan harus bisa mengelola emosi agar tidak terpancing aksi Jonathan Khemdee pada final SEA Games 2023.
Profil Jonathan Khemdee
Jonathan Khemdee memang menjadi salah satu pemain andalan Timnas Thailand U-22 di SEA Games 2023 yang memiliki rekam jejak mentereng. Sebab, kiprahnya sudah cukup istimewa baik di level klub maupun internasional.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22 vs Thailand di Final SEA Games, Minus Pratama Arhan
Sebagai informasi, Jonathan Khemdee merupakan pemain blasteran Thailand dan Denmark. Dia tercatat lahir di Surin, Thailand, pada 9 Mei 2002, tetapi kemudian dibesarkan kedua orang tuanya di Denmark.
Selama tinggal di Eropa, dia juga merasakan ekosistem pembinaan usia dini yang cukup berkualitas. Tercatat, Jonathan Khemdee pernah berlatih bersama Skarup IF.
Setelah itu, dia melanjutkan perjalanannya menimba ilmu bersama FC Svendborg (2014-2015) dan Odense Boldklub (2016-2021).
Pada 10 Maret 2021, Khemdee mendapatkan kesempatan untuk mencatat debut bersama klub yang disebut terakhir. Momen itu tepatnya terjadi pada laga perempat final Danish Cup 2020-2021.
Setelah itu, Khemdee meneken kontrak profesional pertamanya bersama OB pada Juli 2022. Namun, kontraknya akhirnya diakhiri lewat kesepakatan bersama pada 21 November 2002.
Dia pun memutuskan untuk kembali ke Thailand. Klub pertama yang menjadi pelabuhannya ialah Ratchaburi FC. Sejauh ini, Khemdee sudah membukukan total 11 penampilan bersama Timnas Thailand U-22 di berbagai ajang.
[Muh Faiz Alfarizie]
Berita Terkait
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Dirumorkan ke Super League, Mauro Zijlstra Justru Jadi Pahlawan Kemenangan FC Volendam
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis
-
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun
-
Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade