- Muhamad Alfiana, atlet hoki Indonesia, berkompetisi di Liga 2 Hoki Jerman 2026 bersama Bremer Hockey Club.
- Alfin, peraih emas SEA Games, tetap berstatus pegawai honorer di Dispora Kota Sukabumi sejak tahun 2018.
- Ia berharap pencapaian internasionalnya, termasuk juara PON berturut-turut, mendapat perhatian untuk status kepegawaiannya.
Suara.com - Muhamad Alfiana menjalani kisah kontras dalam kariernya sebagai atlet. Di satu sisi, ia tampil di kompetisi Eropa bersama Bremer Hockey Club pada Liga 2 Hoki Jerman musim 2026. Namun di sisi lain, atlet hoki indoor andalan Indonesia itu masih berstatus sebagai pegawai honorer di Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Alfin, sapaan akrabnya, mengaku tidak pernah membayangkan olahraga hoki bisa membawanya hingga berkarier lintas benua.
“Saya tidak pernah membayangkan bisa ke negara-negara Asia dan Eropa. Alhamdulillah, saya sudah ke Rusia, Ceko, Polandia, Austria, dan Jerman berkat hoki,” kata Alfin dalam keterangan tertulis, Selasa.
Di dalam negeri, Alfin merupakan bagian penting dari tim hoki indoor putra Jawa Barat yang mencatatkan prestasi dengan meraih tiga gelar juara Pekan Olahraga Nasional secara beruntun pada 2016, 2020, dan 2024.
Prestasinya juga menonjol di level internasional. Alfin ikut mengantar tim nasional hoki indoor Indonesia meraih medali emas SEA Games Kamboja 2023 dan kembali mempertahankannya pada SEA Games Thailand 2025.
“Medali emas itu saya persembahkan untuk keluarga, masyarakat Sukabumi, Jawa Barat, dan Indonesia,” ujarnya.
Meski telah mengharumkan nama daerah dan negara, Alfin hingga kini masih berstatus honorer sejak 2018. Ia berharap pencapaiannya di dunia olahraga mendapat perhatian dari pemerintah.
“Saya kurang memahami mengapa belum diangkat. Mungkin terkendala peralihan pemerintahan saat SEA Games 2023. Semoga ada perhatian dari Menpora Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, dan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki,” katanya.
Kualitas permainan Alfin membuatnya dilirik klub-klub luar negeri. Pada 2025, ia sempat membela President Hockey Club di Liga Hoki Ceko. Saat ini, ia kembali berkiprah di Eropa dengan memperkuat Bremer Hockey Club bersama Adi Darmawan Leksono di Liga 2 Hoki Jerman musim 2026 yang berlangsung hingga 14 Februari 2026.
Baca Juga: Terpopuler: Pernikahan Kak Seto Mendadak Disorot, Daftar Shio Paling Hoki 16 Januari 2026
“Bermain di Jerman menjadi kebanggaan tersendiri karena negara ini kuat di hoki indoor. Saya ingin menambah pengalaman agar bisa terus berkontribusi untuk tim nasional,” kata Alfin.
Terkait bonus Rp500 juta dari keberhasilan tim nasional pada SEA Games 2025, Alfin mengatakan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk masa depan keluarganya.
Ia berencana menggunakan bonus itu untuk tabungan anak-anak, investasi, serta memberangkatkan kedua orang tuanya ke Tanah Suci.
Alfin mulai mengenal olahraga hoki sejak duduk di bangku SMA dan memilih fokus menekuninya karena melihat peluang prestasi yang besar. Atlet kelahiran Sukabumi, 16 Februari 1995, itu merupakan lulusan magister Universitas Pendidikan Indonesia.
(Antara)
Berita Terkait
-
Terpopuler: Pernikahan Kak Seto Mendadak Disorot, Daftar Shio Paling Hoki 16 Januari 2026
-
Hasil Liga Jerman: Bayern Muenchen Hajar Koln 3-1 Lewat Aksi Kim Min-jae dan Serge Gnarby
-
Ini 6 Shio Paling Hoki pada 15 Januari 2026, Cek Keberuntunganmu Besok!
-
Hasil Liga Jerman 2026: Borussia Dortmund Bantai Werder Bremen 3-0 di Signal Iduna Park
-
5 Shio Paling Hoki Besok 14 Januari 2026, Ada Ular dan Monyet
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh