Suara.com - Mengenang momen Emiliano Martinez pertama kali bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) jelang duel Timnas Indonesia vs Argentina.
Kiper yang jadi pahlawan Argentina di Piala Dunia 2022 lalu itu ternyata pernah merumput di SUGBK beberapa tahun silam, tepatnya pada tahun 2013 lalu.
Emiliano Martinez pertama kali bisa merasakan rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat menjalani tur pramusim bersama klubnya, Arsenal, pada Juli 2013.
Saat itu, Arsenal masih diasuh oleh Arsene Wenger. Pelatih asal Prancis itu membawa sebagian besar pemain terbaiknya, termasuk Emiliano Martinez yang baru berusia 20 tahun.
Dalam laga tersebut, Emiliano Martinez dan Arsenal bertanding melawan Indonesia Dream Team yang berisikan para pemain terbaik di Liga Super Indonesia atau ISL.
Dalam pertandingan tersebut, Arsene Wenger pertama kali menurunkan Lukasz Fabianski untuk mengawal gawang Arsenal.
Emiliano Martinez kemudian baru merasakan rumput SUGBK di babak kedua, saat masuk menggantikan Fabianski di menit ke-68.
Meski masih terbilang muda, Emiliano Martinez mampu menjaga gawangnya tetap perawan hingga laga usai, di mana Arsenal mampu menang 7-0 atas Indonesia Dream Team.
Adapun tujuh gol tim berjuluk The Gunners itu dicetak oleh dua gol Olivier Giroud dan satu gol yang dicetak Theo Walcott, Chuba Akpom, Lukas Podolski, Kris Olson dan Thomas Eisfeld.
Baca Juga: Indonesia vs Argentina, Shin Tae-yong: Luar Biasa Pak Erick Thohir
Sebagai informasi, Emiliano Martinez memang menjalani karier mudanya di Arsenal, usai diboyong dari Independiente pada 2010 saat usianya baru 17 tahun.
Kiper yang kini membela Aston Villa itu bertahan di Arsenal selama 10 tahun, setelah hanya menjadi pelapis dan kerap dipinjamkan ke berbagai klub.
Kariernya melonjak kala dirinya dipasang oleh Mikel Arteta sebagai kiper utama pada 2020 lalu, usai kiper utama Arsenal, Bernd Leno, mengalami cedera.
Setelah namanya melonjak, Emiliano Martinez memutuskan hengkang pada September 2020 demi mencari menit bermain dan kemudian bergabung Aston Villa.
Sejak menjadi pilihan utama Aston Villa, Emiliano Martinez kemudian menjadi penjaga gawang utama Argentina, sehingga bisa menjuarai Copa America 2021 berkat kemampuannya menepis penalti.
Kemampuan ini pun ia tunjukkan kembali di pentas Piala Dunia 2022, saat memastikan Argentina menjadi juara pasca mengalahkan Prancis di drama adu penalti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia