Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Sylvano Comvalius, mantan penyerang asing di Liga 1 yang kini menjadi pelatih dari klub Eredivisie atau Liga Belanda, AZ Alkmaar.
Kabar mengejutkan datang dari daratan Belanda setelah tim AZ Alkmaar mengumumkan bahwa mereka merekrut Sylvano Comvalius sebagai pelatih.
Dilansir dari laman resmi klub, pria berusia 35 tahun itu ditunjuk sebagai pelatih spesialis sekaligus asisten pelatih di tim U-17 AZ Alkmaar.
“AZ Alkmaar dan Sylvano Comvalius (35) telah mencapai kesepakatan kontrak hingga pertengahan 2024. Mantan pesepakbola profesional itu akan menjadi asisten pelatih AZ Under 17 dan pelatih spesialis di superstruktur,” bunyi pernyataan klub dikutip dari laman resminya, Jumat (2/6).
Sebelum bergabung tim U-17 AZ Alkmaar, eks penyerang Bali United, Arema FC, dan Persipura Jayapura ini ternyata sudah pernah menukangi tim U-14 dan tim U-16 klub berjuluk Cheesehead itu.
Adapun tugas Comvalius selaku pelatih spesialis adalah untuk melatih para penyerang muda AZ Alkmaar U-17 di bawah arahan Tim Roest.
Langkah yang ditempuh Comvalius ini membuatnya mendapat pujian dari kalangan netizen Tanah Air, mengingat ia cukup lama bermain di Indonesia.
Lantas, siapakah sosok Sylvano Comvalius tersebut? Berikut profilnya.
Pencetak Gol Terbanyak Liga 1
Baca Juga: Rans Nusantara FC Beli Pemain Asing dari Filipina untuk Liga 1 Indonesia 2023-2024, Siapa?
Sylvano Comvalius merupakan mantan penyerang kenamaan Belanda yang lahir di Amsterdam pada 10 Agustus 1987 atau 35 tahun silam.
Kariernya sebagai pesepak bola profesional di mulai dari tim akademi Diemen dan Ajax Amsterdam. Setelah itu, Comvalius menimba ilmu dan mencatatkan debut profesional di FC Omniworld pada 2007.
Kiprahnya di Belanda tak terbilang lama. Pasca meninggalkan FC Omniworld pada 2008, ia bergabung Quick Boys dan hanya bertahan enam bulan saja hingga Januari 2009.
Setelahnya, Comvalius mulai berkarier di luar negeri, yang dimulai dari Malta dengan membela Hamrun Spartans pada 2009.
Usai membela Hamrun Spartans, Comvalius bergabung tim Malta lainnya yakni Birkirkara FC pada Juli 2009, di mana ia menorehkan tinta emas di klub ini.
Comvalius berhasil membawa Birkirkara FC sebagai kampiun Liga Primer Malta, sekaligus menjadi top skor di ajang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra