Suara.com - Charis Yulianto dan Haryanto Prasetyo menjadi orang baru di tengah lapangan bersama Shin Tae-yong untuk ikut melatih Timnas Indonesia senior untuk menyiapkan melawan Timnas Palestina dan Argentina. Siapa mereka?
Mereka bergabung selama pemusatan latihan menjelang dua laga FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina.
"Tentu ini akan menjadi pengalaman yang sangat luar biasa karena ini juga sangat penting untuk karier saya," kata Haryanto Prasetyo dilansir dari laman PSSI, Senin (5/6/2023).
Untuk diketahui, Charis dan Haryanto adalah mantan pemain Timnas Indonesia.
Charis Yulianto bermain di era 2004 hingga 2010. Sedangkan Haryanto Prasetyo yang juga adik kandung dari Indriyanto Nugroho (asisten pelatih timnas Indonesia U-16) juga pernah menjadi pemain tim nasional.
Masuknya Charis dan Haryanto merupakan permintaan langsung dari Shin Tae-yong.
Khusus Haryanto Prasetyo sebelumnya pernah ikut Shin Tae-yong melatih saat timnas Indonesia U-20 untuk pemusatan latihan di Turki.
"Meskipun ini hanya masa percobaan, ini sudah kedua kalinya saya ikut Shin Tae-yong. Tentunya ini kepercayaan yang tidak ternilai bagi saya,” ia menambahkan.
Sementara itu, bagi Charis Yulianto ini merupakan pengalaman baru baginya. Ia tak akan sia-siakan kesempatan melatih tim nasional bersama Shin Tae-yong.
Baca Juga: Disebut-sebut Mahal, Harga Doan Van Hao Masih Kalah dengan Para Penggawa Garuda
“Tentunya ini kesempatan baik, mungkin sama seperti Haryanto, akan sangat berguna bagi karier saya. Namun, saya harus mengikuti kultur baru dari pelatihan yang diterapkan oleh Shin Tae-yong," ujar Charis.
"Adanya sosok coach Nova (Arianto) pastinya akan membuat saya dapat lebih memanfaatkan apa yang diterapkan di timnas Indonesia,” pungkasnya.
Timnas Indonesia akan menghadapi Palestina terlebih dahulu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada 14 Juni 2023.
Lima setelahnya baru menjamu Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Berita Terkait
-
Baru Dipanggil Timnas Senior, Rafael Struick dan Ivar Jenner Terancam Turun Kelas
-
Bukan Laga Persahabatan, Target Ambisius Erick Thohir Jelang Indonesia Lawan Palestina Dan Argentina: Harus Raih Poin!
-
Heboh! Presiden Jokowi Beri Bonus Rp289 Miliar pada Seluruh Atlet yang Dapat Medali di Kejuaraan SEA Games 2023
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah