Dalam pertandingan melawan Palestina, Rafael Struick terlihat tidak pernah kenal lelah dalam mengejar bola saat pemain-pemain Palestina menguasai bola di area pertahanan mereka sendiri.
Kehadiran Rafael Struick yang agresif dalam melakukan Pressing membuat tim Palestina tidak nyaman dalam membangun serangan dari lini belakang, sehingga mereka terpaksa melakukan umpan panjang.
3. Kelincahan dalam Membongkar Pertahanan
Dalam pertandingan melawan Argentina, Timnas Indonesia diperkirakan akan bermain secara bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk menyerang.
Oleh karena itu, diperlukan seorang penyerang yang lincah seperti Rafael Struick untuk mempermudah proses serangan balik, baik dengan bola maupun tanpa bola.
Dalam pertandingan melawan Palestina sebelumnya, Rafael Struick telah menunjukkan kelincahannya dengan kemampuan menggiring bola atau dribelnya. Saat bermain tanpa bola, ia beberapa kali berhasil melepaskan diri dari kawalan lawan, yang dapat menyulitkan pertahanan lawan.
Dengan alasan-alasan tersebut, tidak dapat dipungkiri bahwa Rafael Struick layak mendapatkan kesempatan sebagai pemain inti dalam pertandingan melawan Argentina.
Keahliannya dalam menciptakan peluang, kerja keras dalam melakukan tekanan, dan kelincahannya dalam membongkar pertahanan akan memberikan kontribusi yang berharga bagi Timnas Indonesia. Semoga Rafael Struick dapat memberikan penampilan gemilangnya kembali dalam pertandingan tersebut.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Baca Juga: Cek Fakta: Presiden AFA Turun Tangan, Pastikan Messi Lawan Indonesia, Benarkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey