Suara.com - Nguyen Quang Hai, bintang Timnas Vietnam, telah memutuskan untuk tidak bermain di Liga Indonesia dan memilih untuk bergabung dengan klub Hanoi Police FC di kampung halamannya yang merupakan klub milik polisi.
Keputusan ini diambil setelah Nguyen Quang Hai gagal mencapai performa yang gemilang di klub Prancis, Pau FC, meskipun masih memiliki kontrak yang berlaku hingga musim panas 2024.
Dalam keterangan resmi klub, Hanoi Police FC mengumumkan bahwa mereka telah merekrut Nguyen Quang Hai sebagai bagian dari persiapan untuk putaran kedua Liga Vietnam 2023 dan untuk mencapai tujuan tim selanjutnya.
Nguyen Quang Hai memutuskan untuk pergi lebih awal dari Pau FC karena kurang mendapatkan waktu bermain yang cukup.
Pemain berusia 26 tahun ini mengalami kesulitan dalam beradaptasi dan selalu menjadi cadangan di klub Prancis tersebut.
Selama di Pau FC, Quang Hai bahkan tidak masuk dalam skuad dalam sembilan pertandingan terakhir di Ligue 2.
Selain itu, ia juga diminta untuk bermain di tim muda Pau FC B yang berkompetisi di Ligue 3.
Sebelum pindah ke Eropa, Nguyen Quang Hai memiliki performa yang mengesankan.
Nguyen Quang Hai pernah mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 Juni lalu, yang berakhir dengan skor telak 4-0.
Baca Juga: Mendapat Ancaman, Karyawan eks Tasyi Athasyia Mengaku Takut dan Khawatirkan Keselamatan Keluarga
Nguyen Quang Hai juga pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik pada Piala AFF 2018.
Sebelumnya, ada rumor yang menyebutkan bahwa Quang Hai akan mencoba atmosfer sepak bola di Indonesia.
Namun, Nguyen Quang Hai membatalkan niat tersebut dan memilih untuk memperkuat klub di Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri