Suara.com - Berikut daftar negara peraih gelar juara Piala Dunia U-17 sepanjang sejarah. Ghana, negara dari Afrika, secara mengejutkan jadi yang tersukses bahkan punya trofi lebih banyak dari Brasil.
Piala Dunia U-17 akan kembali berlangsung tahun ini. Setelah Peru resmi mundur, FIFA pada akhirnya menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah pada rapat dewan, Jumat (23/6/2023).
Keputusan FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-17 2023 turut diiringi dengan sejumlah catatan. Salah satunya yakni sejarah yang diukir para peraih gelar juara di ajang ini.
Sebagai informasi, gelaran Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung di Indonesia merupakan edisi yang ke-19. Jika melihat catatan sejarahnya, hanya ada sembilan negara yang pernah meraih gelar juara di ajang ini.
Timnas Brasil U-17 yang berstatus sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-17 2019 menjadi peraih gelar juara edisi terakhir. Artinya, pada ajang kali ini, mereka berstatus sebagai juara bertahan.
Gelar juara yang diraih Timnas Brasil U-17 pada Piala Dunia U-17 2019 itu menambah koleksi trofinya. Sejauh ini, mereka termasuk sebagai salah satu kontestan tersukses karena sudah bisa meraih empat trofi.
Masing-masing gelar itu diraih Negeri Samba pada edisi 1997, 1999, 2003, dan 2019. Namun, empat trofi ini masih belum mengantarkan Brasil sebagai negara dengan kolektor trofi terbanyak.
Sebab, status sebagai negara tersukses di Piala Dunia U-17 dipegang oleh negara asal Afrika, yakni Nigeria, yang sudah mengoleksi lima gelar juara. Prestasi itu dicatatkan pada edisi 1985, 1993, 2007, 2013, dan 2015.
Selain dua negara ini, kolektor trofi terbanyak juga dipegang oleh Ghana dan Meksiko. Keduanya sama-sama berhasil dua kali menjuarai ajang Piala Dunia U-17. Ghana meraihnya pada edisi 1991 dan 1995, sedangkan Meksiko memperolehnya pada tahun 2005 dan 2011.
Baca Juga: 3 Faktor yang Bikin FIFA Tunjuk Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Selain itu, masih ada lima negara lain yang juga pernah menjuarai ajang ini, yakni Prancis (2001), Rusia (1987), Arab Saudi (1989), Swiss (2009), dan Inggris (2017).
Terlepas dari para peraih trofi ini, Timnas Spanyol U-17 barangkali menjadi salah satu negara peserta Piala Dunia U-17 yang nasibnya paling tragis.
Pasalnya, mereka sudah berhasil empat kali masuk ke partai final, tetapi selalu gagal menjadi juara. Masing-masing gelar runner-up itu diraih Spanyol pada tahun 1991, 2003, 2007, dan 2017.
Berikut Suara.com menyajikan deretan negara yang pernah menjadi peraih gelar juara Piala Dunia U-17 sepanjang sejarah.
1. Nigeria: 1985, 1993, 2007, 2013, 2015
2. Brasil: 1997, 1999, 2003, 2019
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar