Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Lothar Matthaus, legenda sepak bola Jerman yang digadang-gadang akan menjadi calon Direktur Teknik (Dirtek) baru PSSI.
Belum lama ini Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Zainudin Amali, memberikan bocoran terkait sosok yang akan mengisi posisi Dirtek PSSI.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu menyebutkan bahwa calon pengisi kursi yang ditinggalkan Indra Sjafri itu adalah mantan pesepak bola ternama berusia 60 tahunan.
“Mantan pemain bola terkenal, umurnya sekitar 60-an, kalian belum lahir. Posisi (waktu jadi pemain) saya tidak tahu, mantan pemain mana juga belum terkonfirmasi karena ketum (Erick Thohir) yang langsung wawancara dia," ucapnya, Selasa (4/7/2023), seperti dikutip dari Suara.com.
Mengingat bahwa posisi Dirtek akan diisi oleh sosok dari Jerman, maka nama Lothar Matthaus pun muncul dan digadang-gadang akan jadi Dirtek baru PSSI.
Pasalnya ciri-ciri yang disampaikan Zainudin Amali mirip dengan sosok Matthaus. Selain itu, ia berstatus legenda Inter Milan, tim yang pernah dikuasai oleh Erick Thohir.
Di sisi lain, Matthaus belum lama ini juga kedapatan berkunjung ke Indonesia. Tak ayal namanya pun tak ayal disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mengisi pos Dirtek PSSI tersebut.
Lantas, siapakah sosok Lothar Matthaus tersebut? Berikut Suara.com sajikan profil dari sosok yang digadang-gadang menjadi Dirtek baru PSSI tersebut.
Peraih Ballon d’Or 1990
Lothar Matthaus adalah mantan pemain legendaris asal Jerman yang identik dengan Bayern Munich dan Inter Milan. Ia lahir di Erlangen, Jerman Barat pada 21 Maret 1961 atau 62 tahun silam.
Ia mengawali kariernya di sepak bola dengan bermain untuk tim lokal di sebuah kota kecil di Bavaria, yakni 1. FC Herzogenaurach pada awal tahun 70 an.
Usai berhasil menembus tim utama 1. FC Herzogenaurach di akhir 70 an, penampilan Matthaus mampu menarik atensi Borussia Monchengladbach pada 1979.
Ia bermain bagi Gladbach hingga tahun 1984, usai dipinang oleh Bayern Munich. Di klub berjuluk FC Hollywood itu, Matthaus bermain selama empat tahun hingga 1988.
Dalam empat tahun kariernya di Bayern Munich, Matthaus mampu meraih beragam gelar domestik dan Eropa. Setelahnya, pemain yang berposisi sebagai bek dan gelandang ini dipinang Inter Milan.
Di raksasa Italia itu, Matthaus bermain selama empat tahun hingga tahun 1992, di mana ia mampu membawa Inter Milan meraih gelar Serie A dan juga Piala UEFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?