Suara.com - Polemik seputar Jakarta International Stadium (JIS) yang belum masuk syarat stadion standar FIFA, khususnya untuk gelaran Piala Dunia U-17, terus bergulir.
PSSI yang baru-baru ini telah melakukan pengecekkan, menilai ada beberapa aspek di JIS yang membuat stadion berkapasitas 82.000 itu tak masuk syarat stadion standar FIFA.
Aspek yang menjadi sorotan PSSI adalah bagian rumput, tempat parkir hingga akses pintu masuk-keluar.
Lantas sebenarnya, apa saja syarat stadion dapat dikatakan masuk dalam standar FIFA? Simak penjelasan selengkapnya tentang kriteria syarat stadion standar FIFA berikut.
Rumput Standar FIFA
Menurut sumber resmi FIFA dan dokumen FIFA Quality Programme For Football Turf, ada beberapa jenis rumput yang memenuhi standar Federasi Sepak Bola Dunia tersebut, dengan spesifikasi berikut:
- Rumput alami (natural turf): Jenis rumput ini tidak mengandung material buatan atau sintetis. Permukaannya kuat karena akar yang berada di bawah tanah.
- Rumput sintetis: Rumput ini sepenuhnya buatan manusia dengan menggunakan berbagai bahan sintetis. Biasanya, rumput ini dilengkapi dengan isian biji karet yang elastis.
- Rumput hybrid alami: Jenis rumput ini paling umum digunakan. Permukaannya terbuat dari rumput alami yang tumbuh di atas serat sintetis. Serat sintetis ini biasanya menyumbang kurang dari lima persen dari total tutupan rumput.
- Rumput hybrid sintetis: Merupakan karpet rumput buatan dengan tambahan pasir, tetapi tetap memerlukan perawatan seperti lapangan rumput buatan.
Lapangan Standar FIFA
Mengutip dari khelnow.com, dimensi lapangan yang masuk dalam standar FIFA adalah 105 meter x 68 meter, harus berbentuk persegi panjang dan ditandai dengan garis kontinu.
Untuk area di luar lapangan, pada stadion yang lebih besar, FIFA merekomendasikan jarak lima meter di luar setiap garis gawang dan empat meter di luar setiap garis sentuhan sebelum memasang papan iklan perimeter.
Pada stadion yang lebih kecil, FIFA merekomendasikan jarak empat meter di belakang setiap garis gawang dan tiga meter di luar setiap garis sentuhan sebelum penempatan papan iklan perimeter.
Tribun dan Kapasitas Stadion Standar FIFA
Kapasitas tempat duduk pada stadion sesuai standar FIFA memiliki beberapa kategori.
- Pertandingan Final Piala Dunia FIFA: 40.000 penonton.
- Pertandingan sepak bola profesional besar dan kompetisi internasional: 20.000 penonton.
- Pertandingan final kompetisi internasional yang lebih kecil (turnamen remaja): 10.000 penonton.
- Pertandingan grup kompetisi internasional yang lebih kecil: 3.000 penonton.
- Standar minimum FIFA untuk stadion sepak bola apa pun: 250 penonton.
Terdapat kursi tunggal dan kursi lipat. Jarak antara kursi dengan lorong adalah 400 mm, dan kursi harus mampu menopang beban hingga 250 kg.
Fasilitas Stadion Standar FIFA
Stadion sesuai standar FIFA harus dilengkapi dengan tangga dan lift yang memadai. Juga harus memiliki cukup kamar kecil/urinal di seluruh stadion untuk penonton.
Berita Terkait
-
Dari Oliver Kahn Hingga Oliver Bierhoff, Berikut Prediksi 4 Legenda Jerman yang Jadi Calon Dirtek PSSI
-
Mantap! Erick Thohir Jembatani Kurnia Meiga Buka Usaha Ayam Goreng
-
Calon Dirtek PSSI Asal Eropa akan Dampingi Bima Sakti di Piala Dunia U-17, Teken Kontrak Minggu Ini
-
Tak Hanya STY dan Indra Sjafrie, Legenda Inggris Turut Seleksi Timnas U-17
-
ANOC World Beach Games 2023 di Bali Batal, Erick Thohir Bahas Nasib Piala Dunia U-17
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara