Suara.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Rafael Struick, sukses mencatatkan performa impresif bersama klubnya di Belanda, ADO Den Haag saat berjumpa klub SV VELO Wateringen pada laga uji coba.
Dalam pertandingan latih tanding jelang bergulirnya Eerste Divisie (divisi dua) Liga Belanda pada Sabtu (8/7/2023) itu, Rafael Struick sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk membantu ADO Den Haag menang 4-0 atas SV VELO Wateringen.
Tampil sebagai starter, striker berdarah Belanda-Indonesia itu mempersembahkan gol kedua untuk skuadnya saat berhadapan dengan SV VELO Wateringen.
Adapun tiga gol ADO Den Haag lainnya yang lahir pada pertandingan ini masing-masing dipersembahkan oleh gol bunuh diri El Amrani (16'), Belarbi (63'), Sacha Komljenovic (88').
Meski tak bermain full, penampilan Rafael Struick tentu memberikan kontribusi untuk timnya. Penyerang 20 tahun tersebut tak menutup kemungkinan kembali dipercaya memperkuat tim senior ADO Den Haag.
Tak hanya itu, satu gol ini juga turut memberikan harapan besar kepada Rafael Struick. Ini bisa menjadi modal berharga bagi pemain Timnas Indonesia itu untuk mendapatkan menit bermain lebih reguler bersama tim utama ADO Den Haag.
Profil SV VELO Wateringen
Sebagai informasi SV VELO merupakan sebuah asosiasi olahraga yang asal usulnya bernama Sportvereniging Verdegig En Loop Op. Klub ini sudah berdiri sejak 14 Juni 1930 yang tak terlepas dari venue olahraga di Noordweg.
Pada mulanya, situs ini hanya terdiri dari sebidang tanah yang menjadi lapangan dan tempat kecil untuk kantin. Baru pada 1954, sebuah kompleks olahraga didirikan di tempat ini.
Baca Juga: Profil Veikko Kemppainen, Pemain Keturunan Indonesia yang Dapat Panggilan TC Timnas Finlandia
SV VELO memiliki sejumlah cabang olahraga. Klub yang berbasis di kota Wateringen ini juga memiliki cabor bola tangan, bulu tangkis, bola voli, sepak bola, sepeda, beladiri, tolak peluru, hingga checkers.
Khusus untuk klub sepak bolanya, SV VELO sendiri saat ini berkompetisi di ajang Eerste Klasse alias kompetisi kasta keenam Liga Belanda. Liga ini sendiri ini bagi menjadi sebelas divisi yang berbeda.
Enam untuk Saturday Clubs sedangkan lima lainnya untuk Sunday Clubs. Divisi-divisi ini berkorespondensi dengan enam distrik yang ditetapkan oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).
Setiap divisi akan diikuti sebanyak 14 tim. Nantinya, klub yang sukses meraih gelar juara pada ajang Eerste Klasse akan mendapatkan tiket promosi ke Vierde Divisie, alias kompetisi kasta kelima.
Pada musim lalu, SV VELO sebetulnya mampu lolos ke fase play-off. Sayangnya, setelah melewati beberapa pertandingan, langkah mereka terhenti oleh ONS Sneek.
Pada laga yang berlangsung 10 Juni 2023 ini, SC VELO harus mengakui keunggulan tim lawan setelah dihajar dengan skor 1-5.
[Muh Faiz Alfarizie]
Tag
Berita Terkait
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia