Suara.com - Bek tengah Liverpool, Ibrahima Konate ingin naik level atau tampil lebih baik pada musim ketiganya membela klubnya Merseyside itu.
“Menurut saya musim ini, musim ketiga, saya harus naik level dan menunjukkan kepribadian saya yang lain di lapangan dan juga dalam kehidupan,” kata Konate, dilansir dari laman resmi klub, Selasa (18/7/2023).
Didatangkan dari RB Leipzig pada Juli 2021, Konate telah tampil 53 kali bersama Liverpool pada semua kompetisi dengan mencetak tiga gol dan satu assist serta meraih tiga trofi yaitu Piala FA 2021/2022, Piala Liga Inggris 2021/2022, dan Community Shield 2022.
Menatap musim ketiganya membela Merseyside Merah, Konate ingin memanfaatkan sesi pramusim timnya untuk mencapai tujuan lebih besar pada musim ketiganya yaitu memenangkan lebih banyak trofi, lebih banyak gol, dan lebih banyak clean sheet.
“Saya memiliki banyak tujuan, banyak clean sheet, membantu tim saya, mencetak beberapa gol dan memenangkan beberapa trofi,” ucap pemain Timnas Prancis itu.
Dalam kesempatan yang sama, bek 24 tahun itu juga berbicara perubahan tugas di lini belakang setelah adanya perubahan peran dari Trent Alexander-Arnold yang mengisi peran baru hybrid menjadi bek kanan dan gelandang.
Konate tidak mempermasalahkan hal tersebut dan menjadikan perubahan tugas di lini belakang ini sebagai pengalaman belajar yang membuatnya menjadi bek yang lebih lengkap.
"Ya, mungkin membuat saya menjadi pemain yang lebih baik karena saya harus berbuat lebih banyak, karena saya memiliki lebih banyak ruang untuk bertahan," ujar Konate.
Konate tergabung di antara 32 pemain Si Merah yang mengikuti training camp di Jerman termasuk bersama dua rekrutan anyar Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai.
Baca Juga: Marcus Rashford Sepakat Perpanjang Kontrak 5 Tahun dengan Manchester United
Terkhusus Szoboszlai, bek 1,94 meter itu merasa senang dapat bereuni kembali dengan pemain timnas Hungaria itu setelah sempat satu tim di Leipzig selama setengah musim.
"Saya sangat senang untuknya dan sekarang saya pikir dia mengerti itu adalah klub yang sangat, sangat besar," kata Konate.
“Saya pikir hidupnya berubah ketika dia menandatangani kontrak dengan Liverpool. Saya senang dia ada di sini,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga