Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Saddil Ramdani, membantah rumor yang menyebutkan bahwa dia akan segera menjadi warga negara Malaysia. Dia memberikan klarifikasinya di media sosial, mengatakan bahwa dia bangga menjadi warga negara Indonesia dan tidak akan pernah mengubah status kewarganegaraannya.
Rumor tentang Saddil menjadi warga negara Malaysia muncul setelah dia kedapatan ikut menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia dalam sebuah pertandingan.
Saddil mengatakan bahwa dia hanya menghormati negara tempatnya bermain sepakbola, dan tidak ada niat lain di balik tindakannya.
Berikut tiga alasan yang membuat Saddil Ramdani tak mungkin mengubah statusnya menjadi warga negara Malaysia.
1. Rumor yang Tak Beralasan
Kabar yang menyebutkan Saddil Ramdani bahwa ia akan menjadi warga negara Malaysia memang sebetulnya berangkat dari rumor yang sama sekali tak berdasar.
Sebab, rumor itu muncul karena Saddil kedapatan ikut menyanyi lagu kebangsaan Malaysia.
Hal inilah yang digunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk menciptakan framing seolah-olah Saddil tak memiliki jiwa nasionalisme.
Padahal, Saddil sendiri sudah pernah memberikan klarifikasi bahwa hal itu dilakukannya semata-mata untuk menghormati Malaysia sebagai tempatnya mencari nafkah.
Baca Juga: Bocoran Klub untuk Elkan Baggott Hasil Pinjaman Ipswich Town, Ada yang Kelas Berat?
2. Tak Penuhi Syarat Naturalisasi
Alasan lainnya yang membuat Saddil Ramdani tak mungkin mengubah statusnya jadi warga negara Malaysia ialah karena dia belum memenuhi syarat untuk menjalankan proses naturalisasi.
Menurut aturan, Saddil harus terlebih dahulu menjadi warga permanen di Malaysia dengan tinggal di negara itu secara hukum selama lima tahun.
Hal inilah yang sebetulnya belum dipenuhi Saddil.
3. Sudah Tak Bisa Perkuat Timnas Malaysia
Kalaupun Saddil Ramdani benar-benar mengubah warga negaranya, pemain berusia 24 tahun ini tetap tak bisa memperkuat Timnas Malaysia.
Pasalnya, Saddil sudah bermain bersama Timnas Indonesia di laga resmi.
Hal inilah yang membuat tudingan yang menyebut Saddil akan menjadi warga negara Malaysia menjadi sangat tidak masuk akal.
Sebab, tak mungkin Saddil melepaskan kesempatan bermain bersama tim nasional ketika memutuskan berganti kewarganegaraan.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Hector Souto: Masih Terasa Sakit
-
Viking Gelar Nobar Persib Bandung vs Ratchaburi FC dan Charity di Cisarua
-
Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia
-
Eks Striker Timnas Liberia Ingin Selamatkan Persis Solo
-
Kalah Lagi, Tottenham Dipermalukan Newcastle United
-
Benjamin Sesko Selamatkan Wajah Manchester United di Markas West Ham
-
Jadwal Leg Pertama ACL II: Persib Bandung vs Ratchaburi hingga Al Nassr vs Arkadag
-
Statistik Spesial! Justin Hubner Masuk 3 Besar Bek U-23 dengan Tekel Terbanyak di Eropa
-
3 Naturalisasi Timnas Indonesia yang Main untuk Persija Jakarta Musim Ini
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik