Suara.com - Kogileswaran Raj, pemain timnas Malaysia, harus mengakhiri perjalanannya di Liga Korea Selatan setelah dilepas oleh klub divisi dua, Cheongju FC.
Kogileswaran Raj sebelumnya bergabung dengan Cheongju FC pada bulan Januari 2023, tetapi hanya bermain selama enam bulan sebelum kontraknya berakhir pada 3 Juli 2023 dan tidak diperpanjang oleh klub tersebut.
Persaingan yang ketat di Liga Korea Selatan telah membuat beberapa pemain asal Asia Tenggara kesulitan untuk bertahan dan berkembang di sana.
Kepergian Kogileswaran Raj dari Cheongju FC membuat pesepak bola ASEAN yang berjuang di Liga Korea Selatan kian sedikit dengan hanya menyisakan Asnawi Mangkualam Bahar dan Nguyen Van Toan.
Kogileswaran pun menambah panjang daftar pemain Asia Tenggara yang menyerah di liga negara kelahiran pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong itu.
Berikut daftar pemain ASEAN yang jadi korban ketatnya Liga Korea Selatan:
1. Nguyen Cong Phuong
Nguyen Cong Phuong adalah seorang gelandang serang asal Vietnam yang memiliki catatan yang impresif dengan 55 caps dan 11 gol untuk Timnas Vietnam.
Namun, pengalamannya di klub Korea Selatan, Incheon United, pada tahun 2019 tidak berjalan sesuai harapan. Ia hanya bertahan setengah musim dan bermain selama 401 menit saja.
Meskipun mengalami kegagalan di Korea Selatan, Nguyen Cong Phuong tidak menyerah dan kembali merantau dengan bermain untuk Yokohama FC di J1 League, liga sepak bola Jepang yang lebih kompetitif.
2. Luong Xuan Truong
Luong Xuan Truong juga merupakan pemain asal Vietnam yang pernah bermain di klub Korea Selatan, Incheon United, pada tahun 2016 dan kemudian dipinjamkan ke Gangwon FC pada tahun berikutnya.
Sayangnya, Truong mengalami masa-masa sulit selama bermain di Korea Selatan, dan ia hanya tampil di empat laga untuk Incheon United dan tiga laga untuk Gangwon FC.
Menghadapi kesulitan tersebut, Luong Xuan Truong akhirnya memutuskan untuk pulang ke Vietnam dan bermain kembali untuk klubnya saat itu, Hoang Anh Gia Lai.
Meskipun sempat merantau ke Liga Thailand dengan membela Buriram United, kini ia sudah kembali ke Vietnam dan membela klub Hai Phong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia