Suara.com - Pelatih Arema FC Joko Susilo membeberkan tiga faktor penyebab kekalahan Singo Edan saat menjamu Bali United dengan skor 1-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (21/7/2023) malam.
"Kami harus kebobolan dari tiga momen yang sama yakni kornel (sepak pojok), bola rebound, dan blok kami yang tidak begitu rapat," kata Pelatih Kepala Arema FC Joko Susilo setelah pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat malam.
Tak hanya evaluasi setelah permainan anak asuhannya, Joko juga menyebut bahwa manajemen juga akan melakukan evaluasi termasuk tiga kali kekalahan beruntun dan satu kali seri memasuki pekan keempat Liga 1 Indonesia 2023/2024.
Dengan hasil itu, Arema FC hingga pekan keempat ini hanya mengantongi satu poin dan bertengger di posisi ke-17 dari 18 klub yang berlaga di Liga 1 Indonesia 2023/2024.
"Kami akan evaluasi seperti yang disampaikan manajemen. Manajemen akan evaluasi setelah pertandingan ini, apa nanti hasilnya, situasinya bagaimana, itu nanti baru kami melangkah selanjutnya," ujar Coach Joko seperti dimuat ANTARA.
Ia mengakui tiga kali kekalahan tersebut menjadi masalah besar yang harus dicarikan solusi dalam evaluasi termasuk memberi pengaruh terhadap mental tim.
"Hasil ini tidak bagus, tentu ini mempengaruhi mental, situasi tim dan kami harus bagaimana, pengurus juga tahu harus bagaimana di situasi ini agar kembali normal. Secara tim, kami tidak masalah, secara hasil ini kami masalah besar, ini harus memang dievaluasi," ucapnya.
Senada dengan sang pelatih, penyerang sayap kanan Arema, Samsudin mengungkapkan kekalahan melawan Bali United juga karena pemain yang masih kurang fokus.
"Kami kurang fokus, ke depan kami akan fokus lagi," ucapnya.
Baca Juga: Thomas Doll Kasih Sinyal Persija Masih Butuh Penyerang Asing untuk Arungi BRI Liga 1 Musim Ini
Arema unggul lebih dulu melalui sundulan penyerang tengah, Gustavo yang menjebol gawang Bali United pada menit ke-13.
Sundulan pemain dengan nomor punggung 70 itu tak bisa diantisipasi Adilson Maringga hingga akhirnya tim tuan rumah Singo Edan itu unggul sementara pada babak pertama 1-0 di Stadion Dipta Gianyar, Bali.
Bali United kemudian berbalik menyerang dan berhasil menjebol gawang lawan, tiga gol oleh Elias Dolah, Ricky Fajrin dan Jefferson Assis.
Skor akhir 1-3 hingga pertandingan usai yang dimenangkan Bali United.
Arema FC untuk sementara menjadikan Stadion Kapten I Wayan Dipta Kabupaten Gianyar Bali sebagai markas sementara karena Stadion Gajayana di Malang belum dapat digunakan sebagai markasnya.
Dengan begitu, Arema menjadi tuan rumah yang menjamu Bali United selaku tim tamu di kandang sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman