Suara.com - Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca meminta maaf karena timnya cuma memakai lima pemain asing dari enam slot yang diizinkan di BRI Liga 1 2023-2024. Ada alasan tersendiri di balik hal itu.
Persija Jakarta menjadi satu-satunya klub Liga 1 musim ini yang tidak memenuhi slot maksimal legiun impor dengan komposisi 5+1.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memperkenalkan aturan baru di mana musim ini jumlah pemain asing bertambh menjadi enam dengan rincian lima asing bebas dan satu dari Asia Tenggara.
Persija Jakarta tercatat cuma menggunakan empat pemain asing bebas disamping mengisi slot pemain asing Asia Tenggara.
Mereka adalah Ondrej Kudela (Ceko), Ryo Matsumura (Jepang), Marko Simic (Kroasia), Maciej Gajos (Polandia), dan Oliver Bias (Filipina).
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan keyakinannya bahwa komposisi skuad saat ini akan mampu tampil maksimal dalam menghadapi kompetisi.
“Sebanyak 28 nama pemain sudah teregister menjadi skuad Persija di Liga 1 2023-2024 putaran pertama,” ucap Mohamad Prapanca di laman resmi klub.
“Kita optimis dan percaya bahwa mereka merupakan pemain yang bakal berjuang sepenuh hati dan sekuat tenaga,” ucapnya.
“Mereka siap menjaga kehormatan Persija Jakarta dengan semangat tinggi,” tegas Mohamad Prapanca.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan keyakinannya bahwa komposisi skuad saat ini akan mampu tampil maksimal dalam menghadapi kompetisi.
“Sebanyak 28 nama pemain sudah teregister menjadi skuad Persija di Liga 1 2023-2024 putaran pertama,” ucap Mohamad Prapanca di laman resmi klub.
“Kita optimis dan percaya bahwa mereka merupakan pemain yang bakal berjuang sepenuh hati dan sekuat tenaga,” ucapnya.
Mohamad Prapanca menyatakan bahwa Persija sejatinya telah berusaha keras untuk memenuhi permintaan pelatih Thomas Doll, meski pada akhirnya gagal mendaratkan satu pemain asing terakhir sebelum bursa transfer ditutup pada 20 Juli lalu.
“Dengan keterbatasan yang ada saat ini untuk memenuhi kebutuhan tim sesuai dengan kemauan pelatih,” ucap Prapanca.
“Segala bentuk upaya sudah dijalankan. Semuanya demi kebaikan Persija Jakarta nantinya,” lanjutnya.
“Kamu meminta maaf jika upaya kami masih belum memuaskan semua pihak,” ujarnya.
“Persija akan tetap tampil maksimal demi meraih hasil positif dari laga ke laga,” sambungnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Persik Kediri Tak Berdaya di Indomilk Arena, Dihabisi Dewa United Tiga Gol Tanpa Balas
-
Hasil BRI Liga 1: Bali United Comeback, Hancurkan Arema FC 3-1
-
Motivasi Berlipat Persija Tumbangkan Persita, Macan Kemayoran Lagi Pede-pedenya
-
Profil Junior Eldstal, Rekrutan Baru Dewa United Eks JDT
-
Arema FC Disanksi Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter, Yusrinal: Ini Pelajaran Berharga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan