Suara.com - Menilik kemungkinan bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan akhirnya tampil di J2 League alias divisi dua Liga Jepang musim ini. Klub Arhan, Tokyo Verdy memang hanya akan melawan tim gurem akhir pekan ini.
Tokyo Verdy akan melanjutkan perjalanan mereka di J2 League musim ini dengan menjamu Mito Hollyhock di Stadion Ajinomoto pada Sabtu (29/7) nanti.
Tentunya, tim asuhan Hiroshi Jofuku itu bertekad meraih kemenangan di laga pekan ke-28 ini. Apalagi, Tokyo Verdy baru saja menghentikan paceklik kemenangannya dalam beberapa laga terakhir.
Kemenangan itu diraih saat Tokyo Verdy melawan Vegalta Sendai dalam lanjutan liga, 23 Juli lalu. Tokyo Verdy menang dengan skor tipis 4-3 di kandang lawan.
Sayangnya, kala meraih kemenangan itu, Pratama Arhan tak turut membela Tokyo Verdy. Bek kiri berusia 21 tahun itu tak turut dibawa sang pelatih ke markas Vegalta Sendai.
Akankah kini, di laga Tokyo Verdy vs Mito Hollyhock, Pratama Arhan akan main? Jika benar terjadi, ini akan menjadi penampilan perdana eks bintang PSIS itu di J2 League musim ini.
Musim ini, Pratama Arhan memang belum berlaga untuk Tokyo Verdy di liga domestik. Ia baru bermain dua kali bersama Tokyo Verdy.
Kedua laga yang dilakoni Pratama Arhan musim ini bersama Tokyo Verdy pun tersaji di ajang Piala Kaisar 2023. Pratama Arhan turut membawa Tokyo Verdy menang atas Thespaku Gunma dengan skor 2-1.
Tetapi, penampilan kedua Arhan bersama Tokyo Verdy gagal berbuah manis. Melawan FC Tokyo di babak ketiga Piala Kaisar tersebut, Tokyo Verdy kalah lewat drama adu penalti dengan skor 9-10 (1-1).
Baca Juga: Indra Sjafri Siapkan Timnas Indonesia U-24 untuk Asian Games, Libatkan 4 Generasi Pemain
Kini, menarik menantikan aksi Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy. Akankah dia akhirnya diberi menit bermain oleh pelatih Tokyo Verdy?
Mito Hollyhock sendiri saat ini berada di papan bawah klasemen divisi dua Jepang. Mereka kini menduduki peringkat ke-16 di klasemen sementara dengan perolehan 31 poin. Sementara Tokyo Verdy duduk di urutan ketiga dengan 48 poin.
Berita Terkait
-
John Herdman Ajukan 5 Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027
-
Menebak Sosok Pemain Keturunan Incaran John Herdman, Salah Satunya Sudah di Indonesia?
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Kabar Buruk! Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terancam Absen di FIFA Matchday Juni
-
Pelatih Thailand Sebut Laga Lawan Timnas Indonesia Adalah Derby ASEAN Sesungguhnya
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?