Suara.com - Inter Milan dikabarkan segera mendapatkan kiper Yann Sommer dari Bayern Munich untuk menggantikan Andre Onana yang pindah ke Manchester United.
Yann Sommer akan berlabuh ke Inter dengan biaya 6 juta euro atau setara Rp100,2 miliar, demikian dikabarkan Fabrizio Romano melalui akun Twitter, Jumat (4/8/2023).
“Yann Sommer ke Inter, here we go! Kesepakatan dengan total biaya €6 juta,” tulis Romano.
Jurnalis asal Italia itu menambahkan, kiper 34 tahun itu akan tiba di Italia pada Minggu (6/8/2023) dan akan menjalani tes medis pada keesokan harinya atau Senin (7/8/2023) waktu setempat.
“Medis pada hari Senin, dia akan tiba di Italia pada Minggu untuk menyelesaikan kepindahannya. Inter memiliki pengganti yang mereka inginkan untuk Andre Onana,” tulis Romano.
Sommer adalah produk akademi klub asal negaranya FC Basel 1893 sejak usia muda. Ia mencatatkan debutnya bersama tim utama Basel pada Maret 2009 di ajang AXPO Super League atau Liga Swiss ketika kalah 2-3 melawan BSC Young Boys.
Sejak itu, ia sempat dipinjamkan dua kali di dua klub yaitu FC Vaduz dan Grasshoppers.
Sommer mencatatkan 170 penampilan bersama tim yang bermarkas di Stadion Jakob Park tersebut dengan torehan 65 cleansheets, serta memenangkan enam piala yaitu empat kali Liga Swiss (2010/2011, 2011/2012, 2012/2013, 2013/2014) dan dua kali Swiss Cup (2006/2007 dan 2011/2012), demikian dilansir dari Transfermarkt.
Pada Juli 2014, Sommer kemudian berseragam klub Bundesliga atau Liga Jerman Borussia Monchengladbach. Selama 8,5 musim dengan Monchengladbach, kiper bertinggi 1,83 meter itu mencatatkan 335 penampilan pada semua ajang dengan 90 cleansheets.
Baca Juga: Prediksi Peter Schmeichel Soal Erling Haaland di Premier League 2023/24: Tak Akan Setajam Musim Lalu
Pada Januari, Sommer lalu direkrut raksasa Bundesliga Bayern Muenchen. Setengah musim bersama Bavarians, Sommer tampil 25 kali pada semua ajang dengan catatan delapan cleansheets dan meraih satu gelar Liga Jerman 2022/2023.
Sementara itu, di level tim nasional Swiss, Sommer memiliki 83 caps dengan tampil di dua ajang besar yaitu tiga kali Piala Dunia (2014, 2018, dan 2022) dan dua kali di Euro (2016 dan 2021).
Kiper kelahiran 17 Desember 1988 itu telah menjadi pesepak bola terbaik Swiss sebanyak tiga kali tepatnya pada 2016, 2018, dan 2021.
Berita Terkait
-
Prediksi Peter Schmeichel Soal Erling Haaland di Premier League 2023/24: Tak Akan Setajam Musim Lalu
-
Harry Maguire Kerap Jadi Korban Bullying Fans Manchester United, Peter Schmeichel: Untung Zaman Saya Belum Ada Medsos
-
Peter Schmeichel Sebut Andre Onana Layak Gantikan David De Gea di Manchester United
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
Terkini
-
Nyanyi Lagu Kebangsaan Dituding Terpaksa, Aksi Manis Striker Iran Bikin Dunia Tersentuh
-
Walid Regragui Dilaporkan Mundur, Xavi Hernandez Tolak Latih Maroko di Piala Dunia 2026
-
Resmi! Pilpres Barcelona 2026 Hanya Diikuti Dua Calon: Joan Laporta vs Victor Font
-
Menguak Identitas 2 Pemain Eropa yang Dirumorkan Bakal Bela Timnas Indonesia
-
Gandeng VIDA, Persija Jakarta Go Digital
-
Hafal Atmosfer Rizal Memorial, Ricky Kambuaya Siap Pimpin Dewa United Bungkam Manilla Digger
-
Justin Hubner Bersinar di Eredivisie, Legenda Belanda: Cocok Gabung PSV Eindhoven
-
Tiga Tahun Setelah Duel Panas di GBK, Alejandro Garnacho Diam-Diam Unfollow Asnawi Mangkualam
-
Bek Spanyol Kritik Rencana John Herdman Rekrut 2 Pemain Eropa Bela Timnas Indonesia
-
Transformasi Fabio Calonego: Dari 'Tukang' Assist Jadi Mesin Gol Mematikan Macan Kemayoran