Suara.com - Nama Olga Carmona Garcia bakal tercatat di buku sejarah Spanyol usai menjadi pahlawan Timnas Spanyol di Piala Dunia Wanita 2023.
Timnas Wanita Spanyol yang berhadapan dengan Inggris di final Piala Dunia Wanita 2023, Minggu (20/8) WIB, di Stadion Australia, Sydney, berhasil meraih kemenangan 1-0.
Kemenangan tipis tersebut sudah cukup mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia dan ini menjadi kali pertama dalam sejarah Spanyol menjuarai Piala Dunia Wanita.
Satu-satunya gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Olga Carmona di menit ke-29. Ini lantas menjadikan Olga sebagai sosok yang paling disorot.
Ironisnya, malam perayaan itu menjadi malam yang campur aduk buat Olga. Kegembiraan menjadi juara Piala Dunia Wanita bercampur dengan kesedihan usai mendapat kabar ayahnya meninggal dunia.
Lantas, seperti apa perjalanan karier dari Olga Carmona sendiri?
Profil Olga Carmona
Sosok dengan nama lengkap Olga Carmona Garcia ini lahir di Sevilla, Spanyol, pada 12 Juni 2000. Sejak usia 6 tahun, ia sudah menjajal olahraga sepak bola.
Ia mengawali semuanya di akademi Sevilla Este, lalu pindah ke akademi wanita Sevilla pada 2007. Setelah 10 tahun, ia akhirnya menjalani debut di tim utama wanita Sevilla pada 2017.
Baca Juga: Aksi Mesum Ketua FA Spanyol Dikecam, Cium Bibir Pemain usai Juara Piala Dunia Wanita 2023
Bersama Sevilla Wanita di musim perdananya, ia berhasil mengantarkan timnya promosi ke Primera Division (kasta teratas di Spanyol).
Setelah tiga musim di Sevilla, Olga Carmona lalu pindah ke tim raksasa Spanyol, Real Madrid Femenino. Sampai musim terakhirnya di Madrid, ia mencatatkan 10 gol dari 82 pertandingan.
Adapun, karier Olga di tim nasional Spanyol sudah dimulai sejak di Spanyol U-19. Ia bahkan mengantarkan Spanyol U-19 menjuarai Euro U-19 2018.
Lantas pada April 2021, Olga Carmona menjalani debutnya di timnas senior wanita Spanyol. Sejauh ini ia sudah mencatatkan 22 caps dengan torehan 3 gol.
[Aditia Rizki]
Tag
Berita Terkait
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Luis de la Fuente Coret Dani Carvajal dari Timnas Spanyol, Skuad Muda Barcelona Mendominasi
-
Kiper Barcelona Joan Garcia Masuk Skuad Timnas Spanyol Untuk Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal, Spanyol Waswas Jelang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Usia Hanya Angka! Roberto Martinez Yakin Cristiano Ronaldo Menggila di Piala Dunia 2026
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Man City: Misi Berat The Blues, The Citizens di Atas Angin
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone