Suara.com - Pemain keturunan Indonesia-Belanda yang kini berkarier bersama Swansea City, Nathan Tjoe-A-On, berpeluang masuk dalam daftar pemain termahal Timnas Indonesia andai benar-benar dinaturalisasi.
Pasalnya, Nathan Tjoe-A-On yang kini berkarier di kasta kedua Liga Inggris itu punya nilai pasar yang cukup fantastis. Berdasarkan laman Transfermarkt, Nathan dibanderol dengan nilai sebesar Rp8,69 miliar.
Dengan harga pasar seperti itu, pemain berusia 21 tahun ini bakal melesat ke deretan lima pemain Timnas Indonesia dengan nilai tertinggi. Itu jika nantinya dia benar-benar menjalani proses naturalisasi untuk menjadi WNI.
Saat ini, ada lima pesepak bola berlabel penggawa Timnas Indonesia yang masih berada di pucuk daftar tertinggi jika mempertimbangkan nilai pasarnya.
Berikut Bolatimes.com menyajikan daftar lima nama pemain Timnas Indonesia dengan nilai pasar termahal.
1. Rachmat Irianto
Bek andalan Timnas Indonesia, Rachmat Irianto, menjadi salah satu pesepak bola termahal di skuad Merah Putih. Pemain yang kini berkarier bersama Persib Bandung itu nilai pasanya mencapai Rp5,65 miliar. Statusnya sebagai pemain Persib sekaligus Timnas Indonesia itulah yang mengatrol nilai pasarnya.
2. Asnawi Mangkualam
Selanjutnya, ada nama kapten Timnas Indonesia yang juga memiliki nilai pasar setara dengan Rachmat Irianto, yaitu Asnawi Mangkualam. Pemain yang kini berkarier di kasta kedua Liga Korea Selatan bersama Jeonnam Dragons itu juga dibanderol dengan harga pasar yang mencapai Rp5,65 miliar.
3. Marc Klok
Berikutnya, pemain yang punya nilai pasar tertinggi di Timnas Indonesia ialah Marc Klok. Gelandang naturalisasi kelahiran Amsterdam, Belanda, ini nilai pasarnya ditaksir mencapai Rp7.82 miliar. Saat ini, Klok memegang status sebagai pemain termahal kedua di kompetisi Liga 1 2023/2024.
4. Jordi Amat
Bek andalan Timnas Indonesia, Jordi Amat, saat ini masih duduk di urutan kedua dengan nilai pasar tertinggi. Pemain kelahiran Spanyol itu harga pasarnya bisa mencapai Rp15,64 miliar. Hal ini tak terlepas dari rekam jejaknya yang pernah berkarier di Liga Spanyol dan Liga Inggris sebelum mampir ke Malaysia untuk memperkuat Johor Darul Takzim.
5. Sandy Walsh
Sampai saat ini, predikat pemain Timnas Indonesia paling berharga karena punya nilai pasar tertinggi melekat pada sosok Sandy Walsh. Pemain berusia 28 tahun ini memang belum resmi mencatatkan debut bersama skuad Garuda. Namun, pemain asal KV Mechelen ini dibanderol dengan nilai Rp34,76 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach