Suara.com - Tentu saja, gelaran Asian Games 2022 di Huangzhou, China, telah menyita perhatian dunia olahraga internasional. Sayangnya, kabar kurang menggembirakan datang menjelang ajang ini. Dua tim yang semula akan berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola putra akhirnya memutuskan untuk mundur.
Tim-tim tersebut adalah Suriah dan Afganistan. Meskipun berita ini mencuat, Soha.vn, salah satu media Vietnam, belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan dari keputusan dramatis kedua tim ini.
"Informasi terkini, timnas U-24 Suriah dan U-24 Afganistan mengundurkan diri dari keikutsertaan sepak bola putra Asian Games 2022," begitu laporan yang dirilis oleh Soha.vn.
Pertanyaannya sekarang, apakah keputusan dramatis ini akan memberikan dampak yang signifikan pada perjalanan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022? Untungnya, jawabannya adalah tidak.
Hal ini dapat dipahami karena kedua tim yang mundur ini sebelumnya telah ditempatkan dalam grup yang berbeda dengan Timnas Indonesia U-24.
Skuad yang dibesut oleh pelatih berpengalaman Indra Sjafri berada di grup F, yang juga berisi Korea Utara, Kirgistan, dan Taiwan sebagai pesaingnya.
Sedangkan Suriah dan Afganistan ditempatkan di grup C, yang sekarang hanya akan terdiri dari dua tim, yakni Hong Kong dan Uzbekistan.
Tentu saja, Soha.vn telah memberikan penjelasan mengenai bagaimana turnamen akan diatur ulang untuk mengakomodasi kepergian kedua tim ini dari grup C.
"Format grup C akan berubah menjadi 2 tim yang memainkan 2 perandingan leg pertama dan kedua untuk menentukan peringkat teratas dan kedua grup," ungkap Soha.vn dalam laporannya.
Baca Juga: Daftar Skuad Mini Kirgistan Hadapi Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022, Gampang Dikalahkan?
Namun, perlu dicatat bahwa pihak penyelenggara masih harus menyetujui cara untuk menentukan jumlah tim yang akan melaju ke babak selanjutnya.
Dengan demikian, meskipun ada perubahan format dalam grup C, Timnas Indonesia U-24 tetap akan bertanding di grup F dengan keyakinan penuh untuk meraih kesuksesan dalam Asian Games 2022. Semua mata tertuju pada mereka, dan semoga mereka dapat memberikan penampilan terbaik mereka dalam turnamen prestisius ini.
Berita Terkait
-
UPDATE Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Kirgistan di Asian Games 2022, Lengkap dengan Siaran Langsung Gratis
-
Tak Cuma Shin Tae Yong, Erick Thohir Berperan Penting saat Garuda Muda Ciptakan Sejarah Baru
-
Tanpa Ramadhan Sananta, Berikut Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Asian Games 2022
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Umuh Muchtar Optimis Persib Bisa Bantai Ratchaburi Lebih dari 3 Gol di Bandung Nanti
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya