Suara.com - Timnas Indonesia U-24 bisa diuntungkan dalam upaya lolos ke 16 besar Asian Games 2022 menyusul situasi sulit yang dihadapi dua rivalnya di Asia Tenggara, Vietnam dan Thailand.
Skuad Garuda Muda bersama Vietnam dan Thailand sama-sama belum mengamankan tiket ke babak 16 besar. Nasib mereka baru akan diketahui pasca matchday terakhir masing-masing grup.
Dari ketiga negara ASEAN itu, Timnas Indonesia U-24 bisa dianggap sebagai tim yang paling berpeluang untuk melangkah ke babak 16 besar.
Timnas Indonesia U-24 untuk sementara menduduki urutan dua klasemen Grup F dengan koleksi tiga poin, setara Taiwan di peringkat ketiga tetapi bunggul selish gol +1 berbanding -1.
Di laga terakhirnya, tim asuhan Indra Sjafri akan melawan pemuncak klasemen Korea Utara yang sudah dipastikan melangkah ke fase knock-out.
Timnas Indonesia U-24 wajib mengalahkan Korea Utara demi memperbesar peluang lolos. Andai Taiwan juga mengalahkan Kirgistan di laga terakhir, maka tiebreaker bakal dilakukan untuk menentukan posisi ketiga tim.
Dengan skema itu, andaipun seburuk-buruknya Timnas Indonesia U-24 harus finis di peringkat ketiga Grup F, peluang mereka untuk melangkah ke 16 besar cukup besar.
Sebagai informasi, hanya juara dan runner-up grup serta empat tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melangkah ke fase kncokout multievent olahraga terakbar Asia itu.
Dibandingkan Indonesia, Vietnam dan Thailand memiliki situasi yang jauh lebih berat. Mereka menghadapi situasi sulit di laga terakhirnya.
Baca Juga: Hindari Lawan Berat di 16 Besar Asian Games, Ini Syarat Timnas Indonesia Juara Grup F
Vietnam masih tertahan di peringkat ketiga Grup B dengan koleksi tiga poin hasil menang 4-2 atas Mongolia dan dibantai Iran dengan skor 0-4.
DI laga terakhirnya, Vietnam akan menghadapi Arab Saudi, tim yang saat ini menduduki peringkat dua dengan empat poin (setara Iran).
Arab Saudi jelas bukan lawan yang mudah bagi Vietnam. Sebagai perbandingan, mereka mampu menahan imbang Iran dengan skor 0-0 pada matchday pertama.
Dengan asumsi Vietnam kalah dari Arab Saudi, maka mereka bakal mengakhiri Grup B ddiperingkat ketiga dengan koleksi tiga poin.
Celakanya, untuk perhitungan poin di klasemen peringkat tiga terbaik, hasil laga kontra tim terbawah di masing-masing grup tidak dihitung.
Alhasil, Vietnam bakal memiliki 0 poin di klasemen peringkat tiga terbaik karena tiga poin yang mereka raih di Grup B datang melalui kemenangan atas Mongolia yang notabene tim juru kunci.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Bikin Ngiler! Ini Nilai Bonus Pemain Timnas Inggris Jika Juara Piala Dunia 2026
-
Persib Bongkar Proses Panjang Datangkan Gabriel Mutombo, Sudah Dipantau Lama
-
Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat
-
Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Perancis Jagokan Sosok Ini Raih Ballon d'Or
-
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania
-
5 Fakta Menarik Jelang Belgia vs Senegal: Ujian Berat Setan Merah Jinakkan Singa Teranga
-
Rekor Erling Haaland Lampaui Cristiano Ronaldo Usai Singkirkan Pantai Gading dari Piala Dunia 2026
-
Jordan Pickford Ingatkan Inggris Siaga Adu Penalti Kontra RD Kongo