Suara.com - Pelatih asal Malaysia, Irfan Bakti Abu Salim menyebut kalau Timnas Indonesia yang sekarang bukan menjadi lawan main Harimau Malaya lagi. Ternyata ini dia alasannya.
Timnas Indonesia akhir-akhir ini mengalami peningkatan performa sejak ditangani pelatih Shin Tae-yong. Terbukti, peringkat FIFA kembali naik.
Sebelumnya, skuad Garuda berada di posisi 150. Terbaru ini, Timnas Indonesia naik tiga level di peringkat 147.
Namun hal tersebut tak membuat pelatih asal Malaysia, Irfan Bakti kaget. Justru, ia malah makin meremehkan Timnas Indonesia meski peringkat FIFA naik.
Menurut Irfan Bakti, Timnas Malaysia yang sekarang tidak dapat lagi bermain melawan tim-tim seperti Guam, Maladewa, Bangladesh, dan Bhutan lantaran ranking FIFA-nya jauh.
Skuad asuhan Kim Pan-gon harus dapat menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi dari Malaysia.
Jika dilihat, ungkapan Irfan Bakti memiliki makna tersirat bahwa Malaysia sudah menganggap bahwa Timnas Indonesia sudah bukan lagi lawan yang cocok untuk mereka.
“Tim Nasional Malaysia tidak dapat lagi melihat ke belakang, kami tidak bisa bermain melawan tim seperti Guam, Maladewa, Bangladesh, dan Bhutan”, ujar Irfan Bakti Abu Salim dilansir dari Arena Metro.
“Kami kemudian harus menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi agar dapat meningkatkan performa tim. Saya rasa pelatih telah menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat mempertahankan momentum ini,” tambahnya.
Baca Juga: Robi Darwis Percaya Diri Timnas Indonesia U-24 Tumbangkan Korea Utara, Kok Bisa?
Malaysia sendiri kini sudah berada di posisi 134 ranking FIFA. Sebelumnya, mereka berada di posisi ke-136.
Kenaikan ranking FIFA ini disebabkan Malaysia mampu menahan imbang dua tim kuat seperti Suriah dan China pada FIFA Matchday September 2023.
Berita Terkait
-
Kata Ernando Ari Jelang Duel Hidup Mati Timnas Indonesia U-24 versus Korea Utara
-
Indra Sjafri Disebut Sudah Punya Resep Kalahkan Korea Utara, Timnas Indonesia U-24 Go 16 Besar Asian Games 2022?
-
Nasib Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022 Masih Tanda Tanya, Dony Tri Pamungkas Minta Bantuan Suporter
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Pelatih Persija Sebut Mauro Zijlstra Belum Maksimal Saat Debut Kontra Bali United, Apa Masalahnya?
-
Peluang Timnas Indonesia U-23 Ikut Asian Games 2026 Usai Australia Dipastikan Tidak Bisa Ikut
-
2 Pemain Timnas Indonesia Alami Nasib Serupa Tersingkir dari Piala FA
-
Mauro Zijlstra Terpana Atmosfer Jakmania Usai Debut Perdana Persija Jakarta Menang Lawan Bali United
-
Rekor Penyelamatan Emil Audero Belum Cukup Tumbangkan Nilai Sempurna 10 Milik Kiper Genoa
-
Kaget Ada John Herdman, Andik Vermansah: Wah Lihat Siapa Ini? Tidak Mungkin Saya
-
Performa Berkelas Jay Idzes Diakui Dunia Catat Statistik Umpan Terbaik Sepanjang Sassuolo vs Udinese
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
De Rossi Frustrasi Tembus Tembok Emil Audero: Mencetak Gol Lawan Cremonese Itu Sangatlah Sulit!
-
Emil Audero Jadi Tembok Kokoh, Pelatih Genoa: Mencetak Gol Lawan Cremonese Itu Sulit