Suara.com - Pemain keturunan Indonesia menjadi pahlawan saat mencetak gol Ipswich Town di laga kontra eks klub Premier League, Blackburn Rovers FC. Apakah pemain yang dimaksud Elkan Baggott?
Ipswich Town tampil luar biasa saat bertemu dengan Blackburn Rovers FC pada lanjutan EFL Championship, Sabtu (23/9/2023).
Klub yang dibela ELkan Baggott tersebut menunjukkan kelasnya dengan drama 7 gol pada pertandingan tersebut.
Bermain di Portman Road Stadium, Ipswich Town langsung menggebrak dengan gol cepat di menit keempat lewat Harry Clarke. Namun Arnor Sigurdsson berhasil menyamakan kedudukan lima menit berselang.
Lalu, Ipswich Town kembali unggul saat aksi Nathan Broadhead menjebol gawang Blackburn Rovers. Ternyata tak sampai di situ saja, Ipswich Town kembali menambah gol lewat aksi George Hirst di menit ke 25.
Kedudukan 3-1 itu bertahan hingga turun minum hingga akhirnya gol bunuh diri Harry Clarke di menit ke 52 membuat pendukung The Tractors ketar-ketir.
Pasalnya tim tamu berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 65 lewat Sammie Szmodics. Dengan kedudukan imbang tiga sama, menjadi motivasi bagi Blackburn Rovers untuk memetik kemenangan di kandang Ipswich Town.
Pemain keturunan Indonesia menjadi pahlawan yang membuat Ipswich Town kembali unggul. Dialah Massimo Luongo yang berhasil mencetak gol di menit ke-79.
Gol itu langsung membangkitkan semangat para pemain Ipswich Town dan sekaligus membunuh peluang Blackburn Rovers untuk memetik poin.
Baca Juga: Biodata dan Profil Sin Yong-nam: Pelatih Timnas Korea Utara Siap Kandaskan Tim Indra Sjafri
Sayangnya pada laga tersebut, Elkan Baggott tak mendapatkan menit bermain satu detik pun. Ia tidak masuk dalam skuad yang dibawa pelatih Kieran McKenna.
Usut punya usut, Elkan Baggott disiapkan untuk laga Carabao Cup. Hal ini guna menjaga stamina pemain agar tetap bugar di laga selanjutnya.
Dengan kemenangan ini maka Ipswich Town mencatatkan 4 kali menang secara berturut-turut. Dari empat laga itu, Ipswich Town mencetak 9 gol dan kebobolan 5 gol. The Tractors juga berhasil membukukan 2 kali clean sheet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium