Suara.com - Pemain kelahiran Spanyol memprediksi Timnas Indonesia bakal tampil di Piala Dunia kedepannya. Kekuatan tim yang sangat bagus menjadi salah satu alasannya.
Pemain yang dimaksud yakni bek Timnas Indonesia, Jordi Amat. Bek yang dinaturalisasi Indonesia ini yakin dengan kekuatan timnya di masa depan.
Timnas Indonesia akan tampil di kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2023 ini. Mereka akan melakoni putaran pertama melawan Brunei Darussalam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 12 Oktober 2023.
Lalu selang lima hari setelahnya, skuad Garuda akan menjadi tim tamu. Jelang laga ini, Jordi Amat percaya diri dengan langkah timnya karena memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Selain itu, Jordi juga menyebutkan bahwa Indonesia memiliki target lain selain Piala Dunia. Mereka akan bertarung demi menembus posisi 100 besar pada rangking FIFA di masa depan.
“Kami mempunyai tim yang sangat bagus. Tujuan kami adalah menembus 100 besar (rangking FIFA),” ujar Jordi Amat dilansir dari laman resmi FIFA.
"Saya tahu ini akan menjadi pertarungan yang sulit, tapi kami punya potensi, sumber daya, dan pemain untuk mencapainya,” tambahnya.
Namun, ia meyakini kalau Timnas Indonesia bakal menjadi tim yang tampil di Piala Dunia. Hal ini disebabkan FIFA memberikan kelonggaran dan aturan baru untuk peserta Piala Dunia.
Awalnya Piala Dunia bersisi 32 peserta saja, namun FIFA telah mengubah aturan tersebut dengan menambah 16 tim. Secara total, Piala Dunia 2026 nanti akan berisikan 48 tim yang bertanding.
Perwakilan Asia (AFC) mendapatkan jatah 8 tim yang otomoatis lolos setelah babak kualifikasi. Oleh sebab itu lah Jordi yakin timnas akan menjadi bagian dari ajang prestisius ini di masa yang akan datang.
“Dalam 15 tahun ke depan, kita akan melihat lebih banyak tim Asia di Piala Dunia, seperti yang kita lihat pada kesuksesan Jepang, Korea, dan Arab Saudi melawan Argentina (di Qatar 2022)."
"Ada potensi yang sangat besar, dan saya sangat yakin bahwa kami akan melakukannya. Melihat pertumbuhan yang signifikan di tahun-tahun mendatang. Penambahan menjadi 48 tim merupakan berita penting bagi Asia Tenggara,” tutup Amat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya