Suara.com - Pada musim Liga 1 2023-2024, Persija Jakarta menghadapi tantangan besar yang tidak pernah mereka alami sebelumnya. Dalam 10 pertandingan terakhir, tim ini tidak pernah mencatat cleansheet. Asisten pelatih Persija, Pasquale Rocco, merasa perlu mengungkapkan kebingungannya terkait kinerja lini pertahanan Macan Kemayoran yang sebelumnya dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman seperti Ondrej Kudela dan Rizky Ridho.
Pasquale Rocco mencatat bahwa lini pertahanan Persija Jakarta terlihat sangat rapuh dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia mengakui bahwa mereka masih dalam proses analisis untuk memahami penyebabnya.
Meskipun tim ini memiliki pemain-pemain berbakat, seperti Ondrej Kudela dan Rizky Ridho, mereka terus kebobolan gol.
"Sampai saat ini, kami masih analisis kenapa bisa seperti itu," kata Rocco, usai laga.
Menurut Rocco, penyebab utama kerapuhannya lini pertahanan ini adalah kesalahan individu yang sering terjadi di antara para pemain.
Salah satu pertandingan yang menggambarkan masalah ini adalah saat Persija bermain imbang 1-1 melawan Barito Putera di Stadion Patriot Candrabhaga pada Sabtu, 7 Oktober 2023.
Macan Kemayoran sebenarnya sudah unggul lebih dulu berkat gol Ryo Matsumura di menit ke-29, namun kecolongan di menit ke-68 akibat tandukan Renan Alves.
Hasil tersebut membuat Persija Jakarta belum pernah mencatat cleansheet dalam 10 pertandingan terakhir.
Terakhir kali mereka menjaga gawang tetap bersih adalah saat mereka menang 1-0 atas Persebaya Surabaya di pekan ke-5 Liga 1 2023-2024. Perbandingan statistik ini dengan musim sebelumnya sangatlah buruk.
Baca Juga: Kecewa Tak Bisa Kalahkan Barito Putera, Pasquale Rocco Sebut Masalah Persija Selalu Sama
Meski begitu, Rocco menekankan bahwa tim pelatihan akan terus mencari solusi untuk mengatasi masalah ini dan membawa Persija bangkit.
Dia mengakui bahwa salah satu penyebab utama adalah kesalahan individu yang terjadi dalam pertandingan, seperti yang terjadi saat melawan Barito Putera.
Rocco menegaskan bahwa meskipun situasinya tidak ideal, tim ini akan terus bekerja keras dan saling percaya satu sama lain untuk melakukan perubahan yang diperlukan.
Mereka menyadari bahwa perbaikan harus segera dilakukan agar Persija Jakarta dapat tampil lebih baik di sisa musim ini.
Selain masalah pertahanan, hasil imbang 1-1 melawan Barito Putera juga membuat Persija Jakarta gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.
Saat ini, mereka menempati peringkat 10 dengan koleksi 20 poin. Tantangan berikutnya adalah menghadapi RANS Nusantara pada 22 Oktober 2023, di mana tim besutan Thomas Doll akan berusaha bangkit dan meraih hasil yang lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR