Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kini luput menjaring sosok pemain liga Belanda, Neraysho Kasanwirjo.
Tak hanya bertalenta, Kasanwirjo ternyata memiliki darah Jawa mengalir di tubuhnya. Hal tersebut juga terlihat dari nama belakangnya yang umumnya dimiliki oleh masyarakat suku Jawa di tanah air.
Kaliber Kasanwirjo tak bisa diragukan lagi. Sebab, berkaca dari data Transfermarkt menunjukkan pemain bertahan ini memiliki nilai pasar seharga Rp 43,45 miliar.
Kasanwirjo juga pernah menerima panggilan dari pelatih Erwin van de Looi untuk memperkuat lini pertahanan squad Timnas Belanda U-21 yang dipanggil untuk tampil di Kualifikasi Euro U-21.
Luputnya Kasanwirjo dari radar PSSI ditambah lagi dengan identitas latar belakangnya sekaligus talentanya menimbulkan pertanyaan di publik. Pertanyaan tersebut yakni dari mana Kasanwirjo sesungguhnya berasal?
Berikut profil dan biodata Neraysho Kasanwirjo
Profil dan biodata Neraysho Kasanwirjo: Punya darah Suriname dan Jawa
Nama Jawa yang dimiliki oleh Neraysho Kasanwirjo berasal dari keluarganya yang merupakan orang Suriname dan sekaligus keturunan Jawa.
Sebagai informasi, Suriname merupakan salah satu koloni Belanda di Amerika Selatan. Belanda kala itu membawa 33.000 orang Jawa ke Suriname dalam rentang waktu 1890 hingga 1939, sebagaimana yang dicatat oleh beberapa sumber sejarah.
Baca Juga: Kehilangan Mata Pencaharian Selama 2 Bulan, Ratusan Pemulung Minta TPA Sarimukti Dibuka Kembali
Kini, Kasanwirjo bermain di liga Austria bersama Rapid Vienna dengan status pinjaman dari Feyenoord.
Kasanwirjo kala itu menyandang nomor punggung 28 dan mencatat 7 penampilan.
Berbalut jersey Feyenoord, Kasanwirjo berhasil membawa tim tersebut ke kejuaraan.
Kasanwirjo juga sebelumnya berlaga di Groningen FC dan sempat menjadi andalan dengan 52 caps dan mencetak 3 gol serta 1 assist.
Bakat Kasanwirjo telah nampak ketika ia masih muda. Ia bergabung dengan akademi Ajax, De Toekomst saat masih berusia 10 tahun dan mengasah bakatnya berlaga di lapangan hijau.
Sontak, ia akhirnya dilibatkan dalam tim U-17 hingga akhirnya menembus tim U-21 Ajax yang bermain di tim kasta kedua, yakni Jong Ajax pada musim 2019-2020.
Berita Terkait
-
Kehilangan Mata Pencaharian Selama 2 Bulan, Ratusan Pemulung Minta TPA Sarimukti Dibuka Kembali
-
Cuaca Panas di Jatim, Dokter Sarankan Basahi Masker dan Perbanyak Minum Air Mineral
-
Australia Tidak Ajak Indonesia Bidding Tuan Rumah Piala Dunia 2034, Erick Thohir: Jangan Percaya
-
Erick Thohir Akui Ketertarikan Indonesia Bidding Tuan Rumah Piala Dunia 2034 dengan Australia, Malaysia, dan Singapura
-
Profil Neraysho Kasanwirjo, Pemain Klub Elite Belanda yang Namanya Jawa Banget yang Bisa Jadi Opsi Naturalisasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia