-
Serangan rudal Israel-AS ke Iran menyebabkan pembatalan mendadak laga sepakbola di kompetisi domestik.
-
Munir El Haddadi terjebak di bandara Teheran dan berencana melarikan diri lewat jalur darat.
-
Konflik ini merupakan rentetan panjang ketegangan di Timur Tengah sejak krisis di Gaza 2023.
Suara.com - Eskalasi militer yang melibatkan serangan rudal Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi memicu kekacauan besar.
Dampak dari agresi udara ini tidak hanya menyasar sektor keamanan, namun juga melumpuhkan aktivitas olahraga di negara tersebut.
Otoritas terkait secara mendadak membatalkan sejumlah pertandingan Liga Iran hanya beberapa saat sebelum jadwal kick-off dimulai.
Kondisi ini mengingatkan publik pada ketegangan serupa antara kedua negara yang sempat terjadi pada musim panas tahun lalu.
Media vietnam.vn melaporkan bahwa situasi mencekam ini memicu eksodus besar-besaran pemain dan pelatih asing.
Para pesepakbola profesional asal Spanyol kini sedang berupaya keras untuk segera keluar dari wilayah kedaulatan Iran.
Salah satu sosok yang paling disorot dalam krisis ini adalah mantan bintang Barcelona, Munir El Haddadi.
Munir yang saat ini berseragam klub Esteghlal berada tepat di jantung ibu kota saat serangan rudal menghantam Teheran.
Proses evakuasi Munir berlangsung dramatis karena ia kabarnya sedang berada di dalam pesawat saat serangan terjadi.
Baca Juga: Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Pesawat yang ditumpangi sang striker batal lepas landas dan ia kini terpaksa tertahan di area bandara setempat.
Manajemen Esteghlal dilaporkan terus mengupayakan segala fasilitas demi menjamin keselamatan pemain yang juga pernah membela Sevilla tersebut.
Penutupan wilayah udara Iran membuat skenario kepulangan melalui pesawat menjadi mustahil untuk dilakukan dalam waktu dekat.
Oleh karena itu, Munir dijadwalkan akan menempuh perjalanan darat menuju perbatasan Turki sebagai zona aman terdekat.
Langkah ini diambil sebagai satu-satunya alternatif setelah jalur penerbangan internasional di Teheran mengalami kelumpuhan total akibat perang.
Ketidakpastian ini membuat banyak pihak khawatir akan keselamatan para atlet yang terjebak di zona konflik.
Berbeda dengan Munir, mantan kiper Real Madrid bernama Antonio Adan justru memiliki nasib yang sedikit lebih baik.
Adan yang juga membela Esteghlal sudah berhasil meninggalkan Iran beberapa hari sebelum serangan militer besar-besaran terjadi.
Pemain veteran tersebut kebetulan sedang menjalani masa libur sehingga sudah berada di luar negeri sebelum bandara ditutup.
Selain para pemain, staf kepelatihan asing di klub Persepolis juga sedang berjuang menyelamatkan diri dari ancaman rudal.
Pepe Losada yang menjabat sebagai pelatih kebugaran saat ini dilaporkan sedang terjepit di wilayah Isfahan.
Losada tidak sendirian karena ia sedang bersama pelatih kiper profesional bernama Emilio Alvarez di lokasi tersebut.
Keduanya kini sedang berusaha menembus barikade menuju Teheran untuk mencari celah keluar dari negara yang sedang bergejolak.
Pihak otoritas terkait telah menginstruksikan mereka untuk segera melapor ke Kedutaan Besar Spanyol setibanya di ibu kota.
Koordinasi dengan pihak kedutaan menjadi sangat krusial mengingat situasi keamanan di lapangan yang berubah dengan sangat cepat.
Segala pergerakan warga asing kini diawasi ketat di tengah ancaman serangan balasan yang mungkin kembali terjadi.
Serangan udara oleh Israel dan Amerika Serikat ini merupakan puncak dari ketegangan yang terus memanas di Timur Tengah.
Konflik ini merupakan imbas jangka panjang dari eskalasi hebat yang bermula di Gaza, Palestina, sejak tahun 2023.
Iran sendiri tidak tinggal diam dan memberikan respon militer terhadap serangan yang merusak kedaulatan wilayah mereka tersebut.
Teheran dilaporkan meluncurkan serangan balasan yang menargetkan fasilitas militer milik Amerika Serikat yang berlokasi di Manama, Bahrain.
Saling balas serangan ini membuat masa depan kompetisi sepakbola dan keselamatan warga sipil di kawasan tersebut semakin terancam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan