Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong setuju andai Pratama Arhan meninggalkan klubnya Tokyo Verdy di Jepang untuk bergabung dengan Suwon FC di Korea Selatan. Ia menilai Arhan lebih cocok merumput di Korea Selatan.
Pratama Arhan belakangan ini memang sedang dirumorkan bergabung dengan Suwon FC. Bahkan, disebutkan sang pemain dan klub itu telah dirumorkan sudah menjalin kesepakatan.
Kabar tersebut pun ditanggapi juga oleh Shin Tae-yong. Ia mendukung penuh eks pemain PSIS Semarang tersebut andai mau pindah ke Suwon FC.
Shin Tae-yong menyebut Suwon FC adalah tim yang bagus di Korea Selatan. Ia yakin Pratama Arhan bisa bersinar di Korea Selatan.
"Memang tim Suwon FC tim baik dan Arhan datang ke Korea Selatan, (Pratama) Arhan lebih cocok daripada Liga Jepang," kata Shin Tae-yong usai latihan di Lapangan A Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2023).
Meski begitu, Shin Tae-yong tidak tahu kabar terkini mengenai perpindahan Arhan ke Korea Selatan. Seperti diketahui, Arhan masih terikat kontrak dengan Tokyo Verdy sampai Januari 2024.
"Tetapi sampai sekarang belum tahu sudah kontrak apa belum," pungkas Shin Tae-yong.
Pratama Arhan saat ini memang jarang mendapat menit bermain di Tokyo Verdy. Oleh sebab itu, hengkang ke Suwon FC bisa menjadi solusi karena bisa saja lebih banyak menit tampil.
Baca Juga: Tegas! Shin Tae-yong Marah-marah ke Pemain Timnas Indonesia Gara-gara Hal Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi