Pada babak kedua, Indonesia kembali menambah koleksi golnya sebanyak tiga gol, berkat gol penalti Witan Sulaeman pada menit ke-46, gol Rizky Ridho pada menit ke-63, dan gol pemain pengganti Ramadhan Sananta pada menit ke-81.
Pasukan Shin Tae-yong menggebrak sejak awal, melalui tembakan Sandy Walsh yang melebar.
Memasuki menit keenam, Hokky memecah kebuntuan. Diawali umpan tarik Sandy dari sisi kanan, Hokky yang tidak dikawal pemain-pemain Brunei dengan mudah menyambar bola untuk membobol gawang tuan rumah.
Keunggulan satu gol membuat kepercayaan diri para pemain Indonesia meningkat. Dua peluang mereka dapatkan dari sepakan Witan Sulaeman yang melambung di atas mistar gawang Brunei, serta sundulan Fachrudin yang hanya mengenai sisi samping jaring gawang Haimie Nyaring.
Brunei yang kesulitan keluar dari tekanan Indonesia hanya mampu memberi ancaman serius melalui sepakan Hendra Azam pada menit ke-23.
Setelah satu-satunya peluang Brunei tersebut, kendali permainan kembali menjadi milik Indonesia. Peluang demi peluang mereka dapatkan dari tembakan Dendy Sulistyawan, serta dua tembakan Shayne Pattynama.
Menjelang turun minum, Indonesia akhirnya berhasil menambah pundi-pundi gol. Egy menggandakan keunggulan Indonesia yang diawali umpan panjang Rizky Ridho, untuk diteruskan sundulan Hokky, bola kemudian dengan mudah disambar Egy membobol gawang tuan rumah.
Hokky lantas mengukir gol keduanya, kali ini dengan memanfaatkan umpan tarik Witan untuk membuat babak pertama ditutup dengan keunggulan tiga gol atas Brunei.
Saat babak kedua baru dimulai, Witan dilanggar pemain lawan di kotak terlarang untuk membuat Brunei dihukum penalti oleh wasit. Witan sendiri yang bertindak sebagai algojo, dan eksekusinya gagal dihentikan kiper lawan.
Baca Juga: 2 Fakta Menarik Brunei Darussalam vs Indonesia: Tuan Rumah Sempat Mengancam meski Kalah Telak 0-6
Dendy Sulistyawan memiliki peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor saat tembakannya dapat ditepis kiper Brunei, bola pantul lantas gagal dimaksimalkan oleh Hokky.
Gol kelima Indonesia justru hadir dari bek Rizky Ridho. Bola kiriman Asnawi Mangkualam gagal disambar pemain yang berada di mulut gawang Brunei, namun Rizky sigap melepaskan sepakan voli untuk memperbesar keunggulan tim Garuda.
Ramadhan Sananta sempat membuang peluang bagus saat sundulannya melambung ke atas mistar gawang Brunei. Namun ia mampu menebusnya saat mendapat peluang di situasi satu lawan satu, untuk mencungkil bola dan masuk ke gawang Brunei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!
-
Ketum Jakmania Buka Suara soal Mauricio Souza Tinggalkan Persija, Singgung Target Juara
-
Wonderkid Piala Dunia 2026: Warren Zaire-Emery Siap Emban Peran Vital di Timnas Prancis
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?
-
Masuk Akal? Ini 5 Pemain yang Berpotensi Jadi Bintang Baru Piala Dunia 2026
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa