Memasuki menit keenam, Hokky memecah kebuntuan. Diawali umpan tarik Sandy dari sisi kanan, Hokky yang tidak dikawal pemain-pemain Brunei dengan mudah menyambar bola untuk membobol gawang tuan rumah.
Keunggulan satu gol membuat kepercayaan diri para pemain Indonesia meningkat. Dua peluang mereka dapatkan dari sepakan Witan Sulaeman yang melambung di atas mistar gawang Brunei, serta sundulan Fachrudin yang hanya mengenai sisi samping jaring gawang Haimie Nyaring.
Brunei yang kesulitan keluar dari tekanan Indonesia hanya mampu memberi ancaman serius melalui sepakan Hendra Azam pada menit ke-23.
Setelah satu-satunya peluang Brunei tersebut, kendali permainan kembali menjadi milik Indonesia. Peluang demi peluang mereka dapatkan dari tembakan Dendy Sulistyawan, serta dua tembakan Shayne Pattynama.
Menjelang turun minum, Indonesia akhirnya berhasil menambah pundi-pundi gol. Egy menggandakan keunggulan Indonesia yang diawali umpan panjang Rizky Ridho, untuk diteruskan sundulan Hokky, bola kemudian dengan mudah disambar Egy membobol gawang tuan rumah.
Hokky lantas mengukir gol keduanya, kali ini dengan memanfaatkan umpan tarik Witan untuk membuat babak pertama ditutup dengan keunggulan tiga gol atas Brunei.
Saat babak kedua baru dimulai, Witan dilanggar pemain lawan di kotak terlarang untuk membuat Brunei dihukum penalti oleh wasit. Witan sendiri yang bertindak sebagai algojo, dan eksekusinya gagal dihentikan kiper lawan.
Dendy Sulistyawan memiliki peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor saat tembakannya dapat ditepis kiper Brunei, bola pantul lantas gagal dimaksimalkan oleh Hokky.
Gol kelima Indonesia justru hadir dari bek Rizky Ridho. Bola kiriman Asnawi Mangkualam gagal disambar pemain yang berada di mulut gawang Brunei, namun Rizky sigap melepaskan sepakan voli untuk memperbesar keunggulan tim Garuda.
Baca Juga: Skor Sama dengan Timnas Indonesia namun Beda Nasib, Vietnam Keok Dihajar Korea Selatan
Ramadhan Sananta sempat membuang peluang bagus saat sundulannya melambung ke atas mistar gawang Brunei. Namun ia mampu menebusnya saat mendapat peluang di situasi satu lawan satu, untuk mencungkil bola dan masuk ke gawang Brunei.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, Hadapi Irak di Laga Perdana
-
Shin Tae-yong Tak Temukan Kekurangan Timnas Indonesia saat Bantai Brunei Kedua Kalinya, Padahal 70 Persen Ganti Skuad
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Tajam Usai 2 Kali Bantai Brunei Darussalam, Bikin Geleng-geleng Kepala!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman