Suara.com - Nama David Rodriguez-Fraile mungkin asing di telinga pecinta sepak bola dunia saat ini. Namun, bagi para penggemar sepak bola Spanyol, nama tersebut akan selalu dikenang.
David Rodriguez-Fraile adalah salah satu talenta terbaik yang pernah dimiliki Spanyol. Ia pernah bermain bersama nama-nama yang kini menjadi legenda, seperti Iker Casillas dan juga Xavi Hernandez.
David, sapaan akrabnya, merupakan salah satu pemain andalan La Furia Roja kelompok umur. Ia pernah menyihir pecinta sepak bola dunia di usia muda, di ajang Euro U-16 dan juga Piala Dunia U-17.
Namun, cedera memaksanya untuk mengubur mimpi berkarier sebagai pesepak bola profesional. Jalan hidup pun membawa menjadi seorang pengusaha sukses di Amerika Serikat saat ini.
“Ayah saya lahir di Santander dan ibu saya lahir di Cordoba,” kata David dikutip dari laman resmi FIFA.
“Mereka menjalani masa mudanya di Madrid, sebelum ayah saya pindah ke AS untuk belajar MBA (Magister Administrasi Bisnis)."
“Saya lahir di Boston selama masa studinya yang memberi saya paspor AS, tapi jelas saya merasa seperti orang Spanyol – di situlah warisan saya.”
Kembali ke Spanyol Demi Wujudkan Mimpi
Kecintaan David pada sepak bola berkembang setelah ayahnya memulai bisnis di Miami dan memboyong keluarganya ke kota Key Biscayne di Florida. Saat David berusia 10 tahun, ia mulai bermimpi untuk berkarier di dunia sepak bola.
Baca Juga: 5 Pemain Legendaris Jebolan Piala Dunia U-17, dari Luis Figo hingga Carlos Tevez
Keluarganya pun kembali ke kampung halamannya dan menetap di Madrid. David pun mulai mengejar mimpinya.
“Saya bermain satu atau dua tahun dengan tim sekolah saya di Madrid sebelum saya pindah ke tim regional. Tim komunitas Madrid membina saya, dan setelah itu Real Madrid meminta saya untuk bergabung ketika saya berusia 14 tahun,” jelas David, sambil tersenyum lebar.
Di Real Madrid, David berkembang menjadi winger yang sangat cepat dengan kemampuan menggiring bola yang luar biasa dan ketajaman mencetak gol di depan gawang.
Kehebatannya tersebut mengantarkannya ke Timnas Spanyol U-16 di mana ia tampil di Euro U-16 pada April 1997. David menjadi bintang di turnamen tersebut dan meraih kemenangan dramatis 5-4 lewat adu penalti atas Austria di final.
Empat bulan kemudian, David kembali tampil bersama Spanyol, kali ini di ajang Piala Dunia U-17 yang berlangsung Mesir. Bersama dengan Iker Casillas dan juga Xavi Hernandez, David masuk dalam deretan pemain bintang dalam skuad Spanyol.
Di laga pembuka kontra Meksiko, David mencetak gol penentu kemenangan Spanyol. Pundi golnya kembali terisi saat mengalahkan Mali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey