Suara.com - Timnas Indonesia U-17 sudah selesai melakukan pemusatan latihan (TC) di Jerman sebagai persiapan Piala Dunia U-17. Namun, masih ada kekurangan yang disorot Bima Sakti.
Garuda Asia menjalani TC di Jerman sejak 18 September lalu. Di sana, Iqbal Gwijangge dkk menjalani tujuh pertandingan uji coba.
Hasilnya timnas Indonesia u-17 meraih dua kali kemenangan, lalu sekali imbang, dan menelan empat kekalahan.
"Ada tujuh uji coba. Progresnya di awal kita mengalami penurunan karena mungkin cuaca, lamanya TC yang lima minggu, agak sedikit drastis memang kondisi pemain. Tapi dari segi permainan, mereka menunjukkan progres, dan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” ucap Bima Sakti dikutip dari laman resmi PSSI.
“Ada beberapa kekurangan, kelemahan yang memang harus kita benahi, mudah-mudahan dua minggu sebelum Piala Dunia nanti, kita bisa memperbaiki kekurangan itu,” imbuhnya.
Untuk kekurangan yang dimaksud oleh Bima Sakti adalah koordinasi antara pemain. Ia mencoba melakukan ealuasi.
"Terutama komunikasi antar sesama pemain, kemudian koordinasi saat bertahan dan menyerang, hal tersebut kita komunikasikan juga ke pemain, kita juga sudah melihat video-video saat uji coba, evaluasi dari sana, semoga itu menjadi perbaikan untuk kami,” ujar Bima Sakti.
Kini timnas Indonesia U-17 sudah berada di Indonesia. Bima Sakti berharap pemainnya bisa adaptasi lagi cuaca di tanah air.
"Saya berharap pemain bisa cepat adaptasi lagi kondisi cuaca di Indonesia, pemain juga bisa menjaga kondisinya, kesehatannya, apalagi waktu sudah semakin mepet, nanti juga ada beberapa hari kita di Jakarta, sebelum pindah ke Surabaya."
Baca Juga: Ekuador Mulai Gaspol untuk Hadapi Timnas Indonesia U-17, ke Arab Saudi Dulu Buat Penyesuaian
"Kita juga akan mengadakan latihan, di Surabaya kita juga akan adaptasi seperti pertandingan, suasana latihan, kemudian jamnya juga, itu yang kami dari pelatih akan buat, semoga mereka cepat beradaptasi dan bisa pulih lagi kondisinya serta bisa fokus lagi ke pertandingan Piala Dunia nanti,” jelas Bima.
Sementara itu, timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup A Piala Dunia U-17 2023 melawan Ekuador, Panama, serta Maroko.
Berita Terkait
-
Ibu dan Neneknya sampai Menangis, Pemain Diaspora Berdarah Batak Senang Dipanggil ke Timnas Indonesia U-17
-
Welber Jardim Punya Target Sangat Tinggi untuk Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Semua Laga Digelar di Stadion Gelora Bung Tomo
-
3 Pemain Diaspora Dikabarkan Lolos Seleksi, Siap Bela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023
-
Amar Brkic Sebut Bima Sakti Jenaka, Netizen: Personel Warkop DKI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey