Suara.com - Pelatih FC Barcelona, Xavi Hernandez menilai kemenangan atas Real Madrid di El Clasico akan berarti lebih dari sekedar tiga poin bagi timnya. Andai menang, moral tim dianggap bakal melonjak.
Barcelona akan menjamu Real Madrid dalam laga pekan ke-11 Liga Spanyol 2023-2024. Pertandingan bakal berlangsung di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Sabtu (28/10/2023) pukul 21.15 WIB.
Xavi menganggap kemenangan di laga malam ini akan sangat penting untuk Robert Lewandowski dan kawan-kawan. Selain sebagai penegasan dominasi, juga bakal membawa Barcelona menyalip Los Blancos di klasemen sementara karena cuma terpaut satu poin.
“Memenangkan pertandingan ini akan menjadi dorongan besar bagi kepercayaan diri kami karena ini akan membawa kami unggul dari mereka di klasemen,” ucap Xavi Hernandez dikutip dari laman resmi Barcelona, Sabtu (28/10/2023).
Xavi Hernandez menjelaskan bahwa Barcelona sangat mewaspadai kualitas Real Madrid terutama lini depan mereka yang diisi para striker cepat seperti Rdorygo dan Vinicius Jr.
Meski demikian, eks pemain Timnas Spanyol itu menegaskan Barcelona juga punya kualitas serupa untuk menghukum lawan yang lengah di laga nanti.
“Kami harus berhati-hati melawan lini depan mereka yang kuat, tapi saya tidak akan pernah mengubah sistem atau gaya permainan kami. Kami akan keluar dan menyerang dan mengambil risiko yang berani,” kata Xavi.
Barcelona dan Real Madrid menatap laga ini dengan performa impresif di mana kedua tim tengah bersaing di tiga bear klasemen dengan Girona muncul sebagai pengganggu tak terduga dari dominasi dua raksasa tersebut.
Los Blancos, julukan Real Madrid untuk sementara menduduki posisi runner-up klasemen dengan koleksi 25 poin dari 10 pertandingan, kalah tiga poin dari Griona di puncak klasemen.
Baca Juga: Barcelona vs Shakhtar Donetsk: Menang 2-1, Blaugrana Masih Sempurna di Liga Champions
Sedangkan Barcelona menguntit di urutan ketiga dengan koleksi 24 poin dari 10 laga. Hebatnya, Blaugrana kini jadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Spanyol musim ini dengan rincian tujuh kemenangan dan tiga imbang.
“Seperti biasa, tidak ada favorit di laga Clasico, ini benar-benar tidak dapat diprediksi. Kedua belah pihak mempunyai peluang 50% untuk menang,” ujar Xavi.
Berita Terkait
-
Bintang Dunia yang Pernah Berseragam Barcelona dan Real Madrid, Salah Satunya Pernah Pimpin Timnas Indonesia
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid di Liga Spanyol: Preview, Skor dan Link Live Streaming
-
Kontras dengan Musim Lalu, Xavi Semringah Barcelona Terus Jaga Rekor Sempurna di Liga Champions 2023/2024
-
Tekuk Shakhtar Donetsk, Xavi Senang Barcelona Sapu Bersih 3 Laga di Liga Champions
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR