Suara.com - Manajemen PSMS Medan merekrut empat pemain baru untuk memperkuat tim berjuluk "Ayam Kinantan" tersebut jelang bergulirnya putaran kedua Liga 2 Indonesia musim 2023/2024.
Mereka adalah Guntur Triaji, Hamdi Sula, Derry Rachman Noor, dan Munadi. Guntur Triaji dan Munadi sebelumnya merupakan pemain yang memperkuat Persikabo 1973, Hamdi Sula dari Arema FC dan Derry Rachman dari PSS Sleman.
Chief Operating Officer PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) H Andry Mahyar Matondang, di Medan, Rabu, membenarkan kedatangan empat pemain tersebut. Dia mengatakan, empat pemain yang didatangkan tersebut merupakan permintaan Pelatih PSMS Medan, Miftahudin Mukson.
"Guntur Triaji dan Munadi dari Persikabo, Derry Rachman, beliau sudah dilepas PSS Sleman dan diminta pelatih sebelum laga PSMS vs Sriwijaya FC di Stadion Teladan. Sementara Hamdi Sula kita pinjam dari Arema," ujar Andry Mahyar seperti dimuat Antara.
Andry Mahyar mengatakan, keempat pemain tersebut dikontrak hingga Maret 2023 mendatang dengan nominal beragam, namun dia tak menyebutkan nilai nominalnya.
"Kontrak pemain baru sampai Maret, sampai akhir liga (Liga 2 musim 2023/2024). Nilai kontrak mereka standar, tidak ada yang tinggi-tinggi banget. Tapi namanya brand-nya Liga 1 pasti lebih tinggi dari beberapa pemain yang keluar kemarin," ucap pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu.
Namun, tidak hanya empat pemain itu yang akan bergabung, jika kemungkinan negosiasi berjalan lancar, akan ada satu atau dua pemain yakni gelandang dan penyerang sayap yang akan bergabung ke PSMS Medan dalam waktu dekat.
"Masih ada satu atau dua pemain yang diminta pelatih, masih proses negosiasi, posisinya di gelandang dan di winger," ucapnya.
Andry juga menjelaskan, pencoretan gelandang Korea Kim Jin-Sung dan penyerang Brasil, Matheus Souza da Silva murni lantaran keduanya tidak masuk dalam skema pelatih. Untuk itu, dua pemain asing pengganti yang akan diumumkan dalam waktu dekat adalah pemain dengan karakter kebutuhan Miftahudin Mukson.
"Pemain asing nanti akan kita umumkan. Sebagaimana komitmen kita dengan pemain tersebut, insya Allah bisa memberikan kontribusi maksimal. Kim dan Souza secara skill individual bagus, tapi tidak masuk skema. Soal pembahasan terkait itu melibatkan semua elemen di PSMS. Itu kenapa akhirnya pelatih meminta pemain asing pada posisi bek dan striker murni," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN