Suara.com - Pertandingan Grup D Piala Dunia U-17 antara Senegal melawan Polandia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (14/1/2023) sore, harus dihentikan sementara karena cuaca buruk.
Laga tersebut baru memasuki menit ke-38 saat harus dihentikan sementara. Terlihat dari pandangan mata, langit di atas dan sekitar Stadion Si Jalak Harupat sangat gelap, dengan banyaknya kilat yang menyambar.
Panitia penyelenggara kemudian mengumumkan bahwa pertandingan itu harus dihentikan, dan akan segera dilanjutkan saat situasinya memungkinkan. Selain para pemain dari kedua tim, staf tim, dan awak media yang berada di sekitar lapangan juga diminta meninggalkan lapangan.
Demikian pula para penonton yang berada di tribun selatan dan utara yang tidak memiliki atap, mereka diminta untuk mencari perlindungan dan berteduh di tempat yang aman.
Senegal sedang memimpin 2-0 atas Polandia pada laga tersebut, berkat gol pembuka Idrissa Gueye pada menit ke-18, dan gol bunuh diri Dominik Szala pada menit ke-30.
Penghentian pertandingan sudah pernah terjadi pada laga Grup D Piala Dunia U-17 pada Sabtu (11/11) di tempat yang sama. Ketika itu duel Jepang melawan Polandia harus terhenti sekira 15 menit karena hujan deras. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT
-
Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun
-
Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya
-
Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran
-
Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun