Suara.com - Pelatih Timnas Irak, Jesus Casas mendapat kritik dari mantan bintang tim nasional mereka, Bassam Raouf karena dianggap bermain terlalu pragmatis dan lebih mengutamakan solidnya pertahanan.
Pendekatan taktik pelatih asal Spanyol itu bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong untuk mengembangkan permainan dan mencari celah demi meraih kemenangan.
Menurut Bassam Raouf, Timnas Irak tidak bisa terus-terusan bermain dengan filosofi seperti itu terlebih saat menghadapi Timnas Indonesia dan Vietnam pada 16 dan 21 November mendatang.
Irak, yang di atas kertas lebih baik dari dua wakil Asia Tenggara itu, disebut harus mengubah pendekatan taktik di mana Jesus Casas harus berani menginstruksikan tim bermain lebih menyerang.
"Kekuatan timnas Irak terletak pada keberhasilan kerja individual lini pertahanan untuk melemahkan lawan manapun, dan melalui komunikasi dalam mengontrol bola dan mempertahankan sentuhan positif untuk mencapainya dengan upaya teraman," kata Bassam Raouf dikutip dari Winwin, Rabu (15/11/2023).
"Dan ini adalah rencana yang ingin diterapkan oleh pelatih Jesus Casas bersama tim nasional Irak, dengan mengandalkan kerja individu terlebih dahulu dibanding kerja tim."
Raouf menilai, pendekatan taktik Jesus Casas yang cenderung bertahan bakal menyia-nyiakan potensi beberapa pemain yang dianggap punya kemampuan untuk meningkatkan lini serang tim.
"Casas berusaha untuk tidak kalah dalam pertandingan, tapi dia juga tidak menang," kata Raouf.
“Dia berusaha [membawa tim] mencetak gol. Tetapi dia berhati-hati dalam menambah jumlah pemain di lini depan.”
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Belum Terkalahkan di Dua Laga, Fakhri Husaini Puji Tim Besutan Bima Sakti
"Pelatih tidak akan mengambil risiko mengandalkan pemain terampil yang tidak pandai bertahan, seperti Andre Al-Sanati, Ahmed Farhan, dan Muhammad Qasim."
Pernyataan Raouf sejalan dengan pendekatan taktik yang digunakan Casas setidaknya dalam enam pertandingan terakhir di mana Irak lebih sering bermain dengan formasi tiga bek tengah yang bisa bertransformasi menjadi lima bek.
Saat kalah 0-2 dari Rusia dalam laga uji coba, Jesus Casas menurunkan starting XI Irak dengan formasi dasar 3-4-1-2 di mana lini belakang dipercayakan kepada Ali Adnan, Mustafa Nadhim dan Ali Atyah.
Bahkan ketika menghadapi Thailand yang notabene lawan lebih lemah dari mereka, Irak juga turun dengan formasi 3-4-1-2. Lewat pendekatan itu, mereka susah payah mengalahkan lawannya lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2.
Berkaca dari hasil yang didapatkan Thailand, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa ikut memanfaatkan kebiasaan pelatih Jesus Casas yang cenderung tidak berani menginstruksikan Irak bermain lebih menyerang.
Berita Terkait
-
Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia yang Terlambat Gabung Jelang Hadapi Irak
-
Waspada Indonesia, Maroko U-17 Punya 2 Pemain Didikan Ajax Amsterdam
-
Mengenal 10 Pemain Irak yang Berkarier di Eropa, Bakal Hadapi Timnas Indonesia
-
Kualitas Irak di Atas Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Berharap Magis Shin Tae-yong
-
Ji Da Bin Tak Gentar Maroko Diperkuat 10 Pemain Abroad: Timnas Indonesia U-17 Target Lolos 16 Besar!
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Akademi Persib Bandung Juara U-18, Rebut Tiket ke Soccer League All-Stars
-
Sumsel United Kampiun Edisi Pertama EPA Championship, ILeague Angkat Topi Kompetisi Lancar
-
Del Piero Puji Kenan Yildiz dan Bintang Muda Dunia: Fantasi Sepak Bola Italia Belum Mati
-
MU Putuskan Nasib Carrick, Sir Jim Ratcliffe Kasih Restu Kontrak Dua Tahun Disodorkan
-
Segampang Itu Pecundangi Liverpool: The Reds Telan 19 Kekalahan Kebobolan 52 Gol
-
Jerit Pemilik Hotel Jelang Piala Dunia 2026: Sepi Pengunjung Gegara Kebijakan Trump
-
7 Fakta Final Piala FA Chelsea vs Man City: Haaland Mandul, Kutukan The Blues
-
Kebakaran Jenggot! Menhan Israel Belingsatan Gegara Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Daftar Pemain Prancis di Piala Dunia 2026: Mewah Bikin Lawan Gemetar Jaminan Juara?