“Jika saya harus percaya kepadanya, dia bisa bermain sepak bola dengan sangat baik. Dia cukup teknis serta banyak memotivasi saya. Bagaimanapun juga, orang tua saya selalu memberikan yang terbaik untuk saya,” jelasnya.
Dikutip dari sejumlah sumber, FC Ewab yang dibela ayah Ragnar Oratmangoen berkiprah di level amatir Belanda pada era 80-an. Menurut laporan Rksvprinsesirene.nl, FC Ewab berdiri pada 1981 oleh orang Maluku yang tinggal di Nistelrode, Belanda.
Kakek Ragnar Prajurit KNIL?
Ragnar kelahiran Oss, Belanda pada 21 Januari 1988. Ditegaskan oleh Ragnar bahwa ia memang memiliki darah Maluku. Laporan media Belanda, BD.NL pada 2021 mengungkap latar belakang kakek dan nenek Ragnar.
Menurut media Belanda itu, kakek dari Ragnar saat masa revolusi Indonesia berstatus sebagai prajurit Koninklijke NederlandschIndische Leger (KNIL).
Saat Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, kakek dan nenek Ragnar menurut media Belanda itu putuskan hijrah ke Belanda. Keduanya kemudian menetap di Nistelrode, kawasan yang saat itu diperuntukan untuk orang-orang Maluku.
“Berstatus prajurit KNIL, kakeknya hampir tidak memiliki masa depan di Nusantara setelah kemerdekaan Indonesia. Kakek dan neneknya akhirnya menetap di Nistelrode, kawasan untuk orang Maluku,” tulis BD.NL
Ragnar Jadi Kameo Film
Ada satu fakta menarik lainnya soal Ragnar yakni ia ternyata pernah menjadi kameo di sebuah film. Ragnar saat masih berusia 10 tahun sempat jadi kameo film berdasarkan kisah nyata.
Baca Juga: Shin Tae-yong Luapkan Kekecewaan Jelang Timnas Indonesia vs Irak, Ngeluh Kondisi Ini, Pemain?
Film itu berkisah tentang aksi pembajakan kereta api di Belanda pada 23 Mei 1977. Dikutip dari sejumlah sumber, pembajakan kereta api dilakukan oleh 9 pemuda asal Maluku dan berlangsung selama 20 hari.
Menurut Ragnar, film dokumenter itu dibuat oleh sepupunya bernama Gerson Oratmangoen. Gerson dikenal di Belanda sebagai seorang aktor dan penulis skenario.
Ragnar menyebut dalam scene film itu, ia hanya jadi anak laki-laki yang sedang asyik bermain sepak bola.
“Mereka membutuhkan pemeran tambahan dan kemudian saya diizinkan pergi ke studio di Amsterdam bersama saudara laki-laki saya. Dalam film itu, saya bermain bola bersama-sama,” ungkapnya seperti dikutip dari De Stentor.
Ragnar Nikah Muda
Fakta terakhir soal Ragnar ialah ia ternyata sudah berstatus seorang suami. Ya, Ragnar diketahui telah menikah muda. Diakui oleh Ragnar sebagai seorang yang taat beragama, ia memilih menikah muda dengan sang istri.
“Saya dan istri seorang yang religius, jadi wajar jika Anda menikah di usia muda. Dan rasanya juga enak, jadi apa artinya perbedaan usia saat menikah,” jelasnya seperti dilansir dari BD.NL
Sebagai seorang muslim yang taat, Ragnar mengatakan bahwa ia dan sang istri membangun rumah tangga untuk kebahagian bersama. Ragnar pernah mengatakan bahwa sang istri selalu memasak untuk dirinya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Luapkan Kekecewaan Jelang Timnas Indonesia vs Irak, Ngeluh Kondisi Ini, Pemain?
-
Selebrasi Joget Terminator Arkhan Kaka Dikritik Netizen, Bima Sakti Pasang Badan
-
Bima Sakti Akui Amar Brkic Cuma Kuat Main 20 Menit Bersama Timnas Indonesia U-17, Starter Lawan Maroko Tipis
-
Bek Irak Ketar-ketir jelang Lawan Timnas Indonesia: Lawan Kami Sudah Maju dengan Terapkan Sepak Bola Modern
-
Pelatih Irak Waspadai Performa Apik Timnas Indonesia dari Beberapa Laga Terakhir
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi