Pada menit ke-6, Timnas Indonesia mendapat peluang berbahaya. Sepak pojok Figo Dennis berhasil dikuasai Arkhan Kaka yang kemudian melepaskan temkbakkan yang pada akhirnya masih bisa diamankan kiper lawan.
Pada menit ke-11, Maroko hampir menetak gol. Umpan silang salah satu pemainnya dihalau Ridzar Nurviat di kotak penalti tetapi si kulit bundar justru mengarah ke gawang sendiri meski pada akhirnya cuma menyamping.
Tak berselang lama, gawang Ikram Al Ghiffari benar-benar mendapat ancaman. Maroko memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil umpan pojok sebelum Anas Alaoui melepaskan tembakkan ke gawang kosong yang masih bisa dihalau bek Indonesia.
Selepas momen itu, Maroko terus menerus mengurung pertahanan Indonesia. Mereka melakukan pressing tinggi dan berkali-kali mampu merebut bola di area pertahanan Garuda Asia.
Mereka kemudian mendapatkan peluang emas lewat skema itu pada menit ke-16. Maali merebut bola di luar kotak penalti untuk kemudian melepaskan tembakkan kaki kiri akurat yang masih mampu diamankan Ikram Al Ghiffari.
Petaka muncul bagi Indonesia pada menit ke-27. Upaya Welber Jardim untuk merebut bola dalam posisi 50:50 dengan Mohamed Hamony berujung hukuman penalti.
Anas Alaoui selaku eksekutor berhasil mencetak gol. Dia melepaskan tembakkan ke sisi kanan gawang dengan begitu tenang untuk membawa Maroko unggul 1-0.
Hanya berselang 12 menit, Garuda Asia kembali kebobolan. Ayoub Chaikhoun melepaskan umpan silang yang berhasil disambar Abdelhamid Ait Boudlal lewat sundulan akurat untuk merobek gawang Ikram Al Ghiffari.
Meski tertinggal 0-2, tim asuhan Bima Sakti tak menyerah. Nabil Asyura berhasil mencetak gol pada menit ke-42 lewat tendangan bebas keras yang menghujam ke sisi kanan gawang Maroko. Skor berubah 1-2.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia U-17 2023: Uzbekistan Bikin Kejutan Tahan Imbang Spanyol
Di babak kedua, Timnas Indonesia U-17 kembali mendapat tekanan hebat dari Maroko. Namun, Garuda Asia justru yang mendapat peluang emas pada menit ke-57.
Achmad Zidan yang masuk di babak kedua melepaskan tendangan bebas di sisi kanan luar kotak penalti. Bola terlihat dihalau pemain Maroko menggunakan tangan.
Wasit sempat mengulas insiden itu menggunakan video assistant referee (VAR), tetapi pada akhirnya menganggap hal itu bukan pelanggaran.
Pada menit ke-63, Welber Jardim menciptkan peluang berbahaya. Dia menyambar bola muntah lewat tendangan voli fist time. Meski meluncur deras, si kulit bundar cuma melenceng ke sisi kiri gawang Maroko.
Asyik menyerang membuat lini belakang Garuda lengah. Lewat serangan balik cepat, Maroko berhasil mencetak gol lewat Hamony pada menit ke-64.
Hamony mendapat umpan dari Maali di sisi kiri kotak penalti untuk kemudian melepaskan tembakkan mendatar yang berhasil melewati sela-sela kaki kiper Ikram. Skor pun berubah 3-1 untuk Singa Atlas.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Wasit Anggap Welber Jardim Langgar Pemain Maroko Tanpa Lihat VAR, Berujung Penalti
-
Update Kans Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Dunia U-17 via Jalur Peringkat Tiga Terbaik: Di Ambang Nadir
-
Kalah Dominan, Timnas Indonesia U-17 Tertinggal 1-2 dari Maroko di Babak I Piala Dunia U-17 2023
-
Spanyol Bikin Peluang Timnas Indonesia U-17 Lolos 16 Besar Piala Dunia U-17 2023 Semakin Tipis
-
Jika Gagal Kalahkan Maroko, Begini Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-17 Lolos Peringkat 3 Terbaik
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Ragnar Oratmangoen Batal Gabung Persib Bandung?
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia